Disnaker Tangsel Gelar Sertifikasi Kompetensi Barista

TANGSEL, (suarasiber.co.id) – Guna tingkatkan kompetensi para barista di Kota Tangsel, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tangsel, memberikan pelatihan dan sertifikasi kompetensi kepada para barista di Kota Tangsel.

Dalam pelatihan dan sertifikasi yang digelar di kedai Omblek Coffee, Serpong, Senin (24/5) itu, Disnaker Kota Tangsel menggandeng Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Sebanyak 15 peserta yang sebagian merupakan barista di berbagai kafe kopi di Kota Tangsel, ikuti pelatihan dan sertifikasi tersebut. BNSP pun mendatangkan penguji profesional untuk melatih para barista tersebut.

Kepala Disnaker Kota Tangsel, Sukanta, mengatakan tuntutan dunia bisnis saat ini begitu tinggi. Sehingga pemerintah dalam hal ini juga memiliki tanggungjawab penuh untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakatnya agar memiliki daya saing yang tinggi.

Lanjut Sukanta, dengan sertifikasi yang dilatih dan dikeluarkan langsung oleh BNSP, maka para barista yang ikut dalam pelatihan tersebut ketika lulus dari pelatihan berbasis penempatan kerja tersebut memiliki kompetensi yang handal dibidangnya.
“Ini adalah salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan SDM. Dan ini kali pertama kita gandeng BNSP dalam meningkatkan kompetensi barista di Kota Tangsel. Artinya mereka yang kompeten nantinya memiliki keahlian yang bagus, karena diuji langsung oleh para profesional di bidang kopi,” paparnya.

Lanjut Sukanta, pelatihan berbasis penempatan kerja ini juga yang pertama untuk para barista. Sehingga nantinya ketika usai mengikuti program pelatihan dan sertifikasi maka akan segera disalurkan ke beberapa perusahaan kafe kopi.
“Nanti setelah ini, akan kita salurkan ke beberapa lini usaha kafe di Kota Tangsel. Dan tentu kami akan lebih mudah menyalurkannya karena para peserta sudah tersertifikasi kompeten diprofesinya sebagai barista,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan BNSP, Martin, mengatakan bahwa saat ini BNSP sudah melakukan sertifikasi terhadap profesi barista di banyak provinsi. Dan untuk Tangsel sendiri menurutnya perkembangan barista cukup bagus.

Lanjut Martin, perkembangan Coffee shop saat ini di Kota Tangsel begitu pesat. Sehingga para pelaku usaha membutuhkan banyak barista kompeten di bidangnya.
“Jadi setelah keluar setifikat kompeten ini, maka nilai jual para peserta terhadap perusahaan Coffee shop juga akan tinggi. Artinya mereka nanti memiliki nilai tawar kepada para pengusaha coffee shop,” pungkas.(**)

Mari Berbagi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.