Golf Tournament MPT KAHMI 2021, Dibuka Oleh Menpora Amali

Golf Tournament MPT KAHMI 2021, Dibuka Oleh Menpora Amali

BOGOR (suarasiber.co.id) – Sebanyak 130 peserta dari  berbagai kalangan ikut meramaikan  Golf Tournament Majelis Pendidikan Tinggi (MPT) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) 2021 yang dilaksanakan di  Rancamaya Golf & Country Club, Bogor,Jawa Barat, Minggu (30/5) pagi.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali membuka secara resmi tournamen golf tersebut. Pembukaan ditandai dengan  pemukulan bola asap pertama oleh Menpora Amali bersama  Mantan Wapres Yusuf kalla serta dilanjutkan dengan pelepasan balon oleh Menko Polhukam Mahfud MD.

Sekretaris Panitia Golf Tournament MPT KAHMI Ismet Djafar, mengatakan bahwa dilaksanakan turnamen golf ini untuk  mensinergikan ide atau gagasan dari para peserta yang berasal dari  KAHMI dalam rangkah berdirinya Universitas Insan Cita Indonesia (UICI). 

“Dengan pelaksanaan golf ini kita ingin ada sinergitas dari berbagai komponen termasuk dari penyandang dana untuk mendukung  penyelenggaraan UICI,” ujar Djafar.

Menurutnya, dipilihnya olahraga golf ini karena golf bagian dari sarana silahturahmi dan melalui sarana ini akan muncul gagasan yang sifatnya untuk kemajuan bangsa. “Dari sisi positifnya  para peserta sangat mendukung berdirinya UICI dalam rangka kemajuan bangsa,” ucapnya.

Demi keselamatan peserta, Golf Tournament MPT KAHMI menerapkan protokol kesehatan yang ketat dari mulai pendaftaran, proses dilapangan sampai pemberian hadiah bahkan dilakukan  pembersihan dan disinfeksi golf car seusai penggunaan.  

“Ini adalah panduan protokol kesehatan sebagai bagian dari dukungan penuh dan tanggung jawab panitia dalam menghadapi pandemi ini,” katanya.

Menurut Djafar, Menpora Amali sangat senang digelarnya pertandingan golf dalam situasi pandemi. “Tadi saat saya berbincang dengan Menpora. Beliau sangat senang dilaksanakan tournaman golf ini ditengah pandemi. Karena menurut beliau dalam situasi seperti ini olahraga jangan berhenti. Olahraga sudah menjadi bagian dari kehidupan sehingga kalau karena pandemi olahraga mati berarti kehidupannya juga mati,” jelasnya. (***).

Mari Berbagi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.