Polisi Diminta Gelar Patroli Cyber Warga Terdampak Covid-19

Polisi Diminta Gelar Patroli Cyber Warga Terdampak Covid-19

Irwasda Polda Jateng Kombes Pol Mashudi menyerahkan bantuan beras dan sembako kepada Gus Yusuf, di Ponpes API Tegalrejo, Magelang, Rabu (21/7/2021)

KAB. MAGELANG (suarasiber.co.id) – Pimpinan Pondok Pesantren API Tegalrejo, Magelang KH. Yusuf Khudlori atau Gus Yusuf meminta Polri melakukan patroli cyber kepada masyarakat terutama pendatang yang tidak terdaftar di BLT dan terdampak Covid-19.

“Karena saya yakin hari ini ada ribuan warga yang tinggal di Magelang tetapi belum menerima bantuan dari pemerintah,” ucap Gus Yusuf saat menerima kunjungan Irwasda Polda Jateng Kombes Pol Mashudi dalam penyerahan bantuan beras dan sembako PPKM Darurat di Ponpes API Tegalrejo, Magelang, Rabu (21/7/2021).

Gus Yusuf mengungkapkan belum lama ini ada warga menyampaikan melalui pesan WhatsApp yang meminta beras karena dia bersama keluarga sudah kehabisan beras.

Menurutnya, kasus itu masih ribuan di sejumlah tempat. Jika kondisi itu di desa-desa masih bisa tertolong. Tetapi untuk yang tinggal di perkotaan yang tidak terdaftar di RT/RW banyak yang tidak mendapat bantuan dari pemerintah.

“Untuk itu kepada Polri saya minta agar melakukan patroli cyber terhadap mereka,” ungkap Gus Yusuf.

Pihaknya juga menyampaikan rasa terimakasih kepada pemerintah dalam hal ini melalui Polda Jateng dan TNI yang sudah memberikan bantuan berupa beras kepada masyarakat terdampak dari Covid-19 dan PPKM Darurat.

Bantuan ini menjadi sangat penting di saat masyarakat mengikuti dan taat terhadap PPKM, pembatasan bekerja, pembatasan mobilitas, tentu banyak masyarakat yang terdampak. Jika kebutuhan tercukupi maka masyarakat tidak keluar rumah. Dengan bantuan ini semoga bisa mencukupi dan bisa menekan penyebaran Covid-19.

“Jika masyarakat lapar, maka imunitas turun dan stress sehingga mudah terkena Covid,” ujar Gus Yusuf.

Irwasda Polda Jateng Kombes Pol. Mashudi didampingi Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. M.Iqbal Alqudusy, mengatakan PPKM Darurat berdampak pada ekonomi masyarakat terutama kepada para pekerja informal.

386 ton beras yang sudah dibagikan melalui Polres se-Jawa tengah. Dan pada hari ini Polda Jawa tengah bersama TNI memberikan bantuan ke masyarakat dan Ponpes API Tegalrejo sebanyak 7,5 ton beras dan sembako.

“Mudah-mudahan bantuan ini akan meringankan masyarakat terdampak pandemi Covid-19, dan PPKM Darurat. Dan di Ponpes API ini juga dilaksanakan vaksin sebanyak 300 orang, yang terdiri dari pengasuh, guru, di Ponpes tersebut,” jelasnya. (Sumber: magelangkab.go.id)

Mari Berbagi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *