Beri Pembekalan Calon Notaris Wilayah Provinsi Banten, Dirjen AHU: Notaris Berperan Bantu Pemerintah Pulihkan Ekonomi Nasional

Beri Pembekalan Calon Notaris Wilayah Provinsi Banten, Dirjen AHU: Notaris Berperan Bantu Pemerintah Pulihkan Ekonomi Nasional

Cilegon (suarasiber.co.id) – Hadir dalam kegiatan Pembekalan Calon Notaris dan Notaris Pindahan yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten, Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM, Cahyo R. Muzhar sebut Notaris memiliki peran penting dalam upaya pemajuan dan mendorong perekonomian Nasional.

Dirjen AHU menyampaikan, Pandemi COVID-19 menyebabkan Indonesia dan negara-negara di belahan dunia mengalami “Economic Decline” yang membuat pemerintah harus berupaya keras guna membangun kembali perekonomian Indonesia, salah satunya adalah dengan membuat kemudahan-kemudahan bagi para investor baik asing maupun lokal dalam melakukan kegiatan bisnis dan investasi di Indonesia.

Dalam hal ini, sambungnya, peran notaris adalah mendorong terciptanya kepastian hukum bagi investor dalam investasi asing yaitu di dalam penanaman modal asing secara langsung adalah dengan memberikan pelayanan hukumnya berupa pembuatan Akta Pendirian Perseroan Terbatas, Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Peralihan Pemegang Saham, ataupun membuat perjanjian kerjasama dengan penanam modal lokal.

“Oleh karena pentingnya peran ini, sudah sepatutnya notaris bersikap profesional. Namun pada kenyatannya, masih banyak ditemui kasus-kasus pelanggaran oleh notaris. Jika ditarik secara garis besar, berdasarkan data pada Majelis Pengawas Notaris, terdapat 3 (tiga) kategori permasalahan notaris yang kerap terjadi yaitu pelanggaran jabatan dan kode etik notaris, penyimpangan jabatan notaris dalam membuat dan menerbitkan akta, dan pelanggaran terkait akta-akta Berita Acara Eksekusi Gadai Saham dan Akta Jual Beli Saham”, papar pria yang pernah menjabat sebagai Direktur Otoritas Pusat dan Hukum Internasional (OPHI) ini.

Pada kesempatan ini, Dirjen AHU menegaskan kembali bahwa jabatan Notaris adalah jabatan yang mulia dan terhormat. Melalui profesi tersebut, Notaris turut serta dalam pembangunan perekonomian Indonesia dan mendukung iklim kemudahan berusaha di Indonesia. Dalam menjalankan jabatan kelak, dirinya berharap para Notaris tidak hanya memberikan kepastian hukum melalui akta otentik namun mampu menjadi penasehat hukum bagi para penghadap. Tentunya untuk menunjang hal tersebut, Notaris harus selalu aware terhadap perkembangan hukum nasional.

“Selain itu, Bapak/ Ibu harus paham mengenai penerapan Prinsip Mengenali Pengguna Jasa (PMPJ). Kapan diterapkannya PMPJ dan kapan Bapak/Ibu harus melaporkan adanya transaksi keuangan mencurigakan melalui aplikasi goAML ke PPATK”, imbuhnya.

“Setelah sumpah dan pelantikan nantinya, semoga bapak/ibu dapat menjalankan amanah jabatan ini dengan penuh tanggung jawab, karena sumpah/janji jabatan bapak/ibu bukan kepada pejabat yang melantik namun kepada Tuhan Yang Maha Esa”, tandasnya. (Humas Kanwil Banten)

Mari Berbagi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *