Peduli Korban Banjir, Pemkab Pandeglang Salurkan Bantuan Di Lima Kecamatan

Peduli Korban Banjir, Pemkab Pandeglang Salurkan Bantuan Di Lima Kecamatan

PANDEGLANG (suarasiber.co.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang menyalurkan bantuan sembako untuk warga terdampak bencana banjir di lima kecamatan, Selasa (27/12). 

Kelima kecamatan yang menerima bantuan logistik yakni, Kecamatan Patia, Panimbang, Sobang, Cisata, dan Mandalawangi. 

Kepala Bidang Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemadam Kebakaran Pandeglang, Lilis Sulistiati mengatakan, bantuan paket sembako yang disalurkan kepada korban banjir bekerjasama dengan kecamatan. 

“Logistik yang disalurkan untuk wilayah Kecamatan Patia sebanyak 100 paket sembako, Kecamatan Panimbang 57 paket sembako, dan selimut, Kecamatan Mandalawangi 4 paket sembako dan 2 selimut, dan 57 paket sembako untuk Kecamatan Panimbang, dan Sobang,” kata Lilis. 

Dijelaskannya, bantuan logistik yang didistribusikan sesuai perintah Bupati Pandeglang, Irna Narulita. Bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah. 

“Logistik yang kami salurkan sesuai perintah ibu bupati. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat untuk korban yang terdampak bencana banjir,” jelasnya. 

Dipastikannya, banjir yang menerjang Desa Idaman, Desa Surianeun, Kecamatan Patia, Desa Bojen, Kecamatan Sobang, dan Desa Cisereh, Kecamatan Cisata sudah mulai surut. Luapan air sungai sudah mulai landai. Sebagian warga yang terdampak banjir sudah mulai membersihkan rumah mereka dari dampak banjir. 

“Sebagian banjir sudah mulai surut terutama untuk Kecamatan Cisata. Sementara untuk Kecamatan Patia memang masih naik, tapi mudah-mudahan tidak lama juga akan surut,” terangnya. 

Ketua Kampung Siaga Bencana Kabupaten Pandeglang, Beni Madsira menuturkan, bantuan logistik untuk korban banjir hingga rumah rusak sudah mulai disalurkan. 

“Bantuan logistik sudah kami distribusikan kepada warga terdampak bencana alam, baik sembako maupun logistik kebutuhan pokok sehari-hari,” tuturnya. 

Menurutnya, meski bencana banjir yang menerjang beberapa kampung sudah mulai surut. Masyarakat harus tetap waspada. Sebab, saat ini masih musim hujan. 

“Sebagian sudah surut. Tapi kami imbau warga tetap waspada, dan tenang. Kami terus monitor di lapangan,” ujarnya. (*)

Mari Berbagi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *