Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Kota Tangerang Ajak Masyarakat Komitmen Jaga dan Lestarikan Bumi

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Kota Tangerang Ajak Masyarakat Komitmen Jaga dan Lestarikan Bumi

KOTA TANGERANG, (suarasiber.co.id) – Setiap 5 Juni, diperingati sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Tihar Sopian mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Terlebih, lebih peduli dengan aksi untuk menjaga dan melestarikan bumi.

“Laporan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 2023 menyebutkan 39,1 persen dari 19,56 juta ton sampah di Indonesia, berasal dari sampah rumah tangga. Maka, penting untuk kita semua sama-sama bergerak mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai hingga mendaur ulang barang bekas,” jelas Tihar, Rabu (5/6/24).

Ia pun menjelaskan, pada peringatan tahun ini Indonesia mengusung tema ‘Penyelesaian Krisis Iklim dengan Inovasi dan Prinsip Keadilan’ sebagai bentuk komitmen kita dalam menjaga dan melestarikan bumi.

Pada peringatan tahun ini, kata Tihar, Kota Tangerang terus berfokus pada pemulihan lingkungan, pengendalian desertifikasi dan ketahanan. “Mulai lah dengan langkah kecil, seperti memilah sampah di rumah dan tidak membuang sampah sembarangan. Setiap aksi kecil kita dapat membawa dampak besar bagi lingkungan,” tegasnya.

Lanjutnya, pada momen ini, masyarakat Kota Tangerang juga diajak untuk memulai jadi nasabah bank sampah. “Coba lihat di lingkungan kamu ada bank sampah atau tidak. Dengan menjadi nasabah bank sampah kamu juga mengambil sedikit peran dalam pengurangan sampah di lingkungan mu. Yuk, cek ke call center kita untuk lokasi bank sampah di lingkungan kamu via WhatsApp di 0811-1631-631,” papar Tihar.

Hal lain, yang bisa dilakukan untuk menjaga bumi dalam kegiatan sehari-hari ialah menggunakan air seperlunya, menggunakan kertas seperlunya, menggunakan listrik seperlunya, menghemat bahan bakar, mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya seperti detergen dan plastik.

“Memilah sampah dan mengurangi penggunaan peralatan yang mengandung CFC. Seperti AC, lemari pendingin dan pengering rambut,” tutup Tihar. (*)

Mari Berbagi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *