PANDEGLANG, (suarasiber.co.id) – Sebanyak 200 pengemudi ojek, baik Ojek Online (Ojol) maupun Ojek Pangkalan (Opang), menerima layanan service motor dan ganti oli gratis melalui program Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pandeglang. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Baznas Pandeglang, Selasa (2/12).
Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, yang hadir dan meninjau langsung kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas inisiatif Baznas yang dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat kecil, khususnya pekerja sektor transportasi roda dua.
“Program Baznas sangat memberikan multiplier effect bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Bantuan seperti ini bukan hanya meringankan beban para pengemudi ojek, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas layanan mereka dalam bekerja,” ujar Bupati Dewi.
Menurut Bupati, program ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Pandeglang dalam memperluas jangkauan pelayanan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama bagi kelompok pekerja informal yang rentan terhadap biaya operasional kendaraan.
“Saya berharap program-program seperti ini terus ditingkatkan dan diperluas agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.
Bupati Dewi juga menegaskan bahwa manfaat program tersebut merupakan hasil pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dilakukan Baznas secara terstruktur dan transparan.
“Mari kita titipkan ZIS melalui Baznas. Manfaatnya sangat jelas terlihat dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Terima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan ZIS-nya kepada Baznas Pandeglang,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Pandeglang, Fery Hasanudin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Baznas RI, Baznas Provinsi Banten, dan Baznas Kabupaten Pandeglang. Ia menyebut, koordinasi aktif Bupati Pandeglang dengan pusat dan provinsi turut membuka peluang kuota bantuan bagi para pengemudi ojek di daerah.
“Kendaraan adalah sumber penghasilan utama bagi para ojol dan opang. Dengan service dan ganti oli gratis ini, kami berharap kendaraan mereka tetap prima sehingga produktivitas mereka tidak terganggu,” jelas Fery.
Ia menambahkan, pelaksanaan program ini didukung oleh 15 bengkel binaan yang tergabung dalam program Zet Auto dari Baznas.
“Bengkel binaan Zet Auto saat ini sudah berkembang dan mampu berkontribusi dalam layanan service dan ganti oli gratis bagi para pengemudi ojek,” ujarnya.
Tobi, salah satu pengemudi ojol penerima layanan, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut.
“Service motor biasanya menghabiskan biaya besar. Alhamdulillah hari ini gratis. Terima kasih kepada Baznas dan Pemerintah Daerah,” ungkapnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Daerah Pemerintahan dan Kesra Doni Hermawan, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Puji Widodo, serta Kepala Bagian Prokopim Agung Yuliawan.(Azhari)
