KENDARI (suarasiber.co.id) – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terus mendorong percepatan rehabilitasi mangrove nasional. Dalam acara puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Kendari yang dihadiri Presiden Joko Widodo secara virtual, sembilan provinsi menyatakan komitmen gerakan nasional rehabilitasi mangrove.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pembacaan komitmen ini dilakukan oleh Gubernur Riau Syamsuar yang mewakili 8 provinsi lainnya yaitu Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Papua, dan Papua Barat.

Komitmen ini untuk mendorong upaya rehabilitasi mangrove, mendorong partisipasi masyarakat dalam pelestarian, dan pemanfaatan ekosistem mangrove sesuai kaidah yang berkelanjutan.

Usai acara peringatan Puncak HPN dilanjutkan aksi penanaman 20.000 bibit mangrove oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi, Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Bambang Supriyanto yang mewakili Menteri LHK, Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Hartono, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Atal S Depari, sejumlah duta besar negara sahabat, dan puluhan pelajar dari Kota Kendari.

“Jadi hari ini kita menanam (mangrove) secara bersama-sama yang menunjukkan komitmen internasional. Kemudian kita sama-sama mengetahui bahwa dengan Dewan Pers kita telah melihat bahwa komitmen rehabilitasi mangrove itu dimasyarakatkan,” kata Bambang Supriyanto dalam sambutan sebelum penanaman.

Gubernur Ali Mazi menyatakan bahwa dengan dilakukannya rehabilitasi mangrove ini kita harapkan dapat mencegah abrasi dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
“Maka setelah ditanam mari kita jaga bersama hutan mangrove,” pesan Ali Mazi.

Semoga mangrove yang ditanam tumbuh subur ya #SobatHijau

#KLHK