CILEGON – Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Pendidikan Kota Cilegon menggelar acara Gebyar Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) Tahun 2022 yang dirangkaikan dengan kegiatan “Wali Kota Menyapa Guru dan Siswa” yang dilaksanakan di The Royale Krakatau, Senin (13/06).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Diketahui, Pemerintah Kota Cilegon dibawah pimpinan Helldy Agustian dan Sanuji Pentamarta menjadikan sektor pendidikan sebagai fokus utama program pembangunan, dilatarbelakangi dengan ketidakmerataannya akses pendidikan, terutama di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) menjadi gebrakan awal Helldy Agustian yaitu dengan mendirikan 4 SMP Negeri di 4 Kecamatan di Kota Cilegon.

Bersamaan dengan pembinaan di bidang infrastruktur, Pemerintah Kota Cilegon juga melakukan upaya peningkatan kesejahteraan para guru dan tenaga kependidikan. Sasaran utamanya yakni terwujudnya pendidikan yang berkualitas di Kota Cilegon.

Selain dilakukan secara berjenjang mulai dari PAUD, SD, SMP, pembenahan dan pembangunan pendidikan di Kota Cilegon juga menyasar keseluruhan bidang pendidikan baik formal maupun non formal.

Pada saat kegiatan tersebut, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh insan pendidikan.

“Juga saya menyampaikan bahwa, perkembangan teknologi yang semakin canggih mampu mempengaruhi cara berpikir, berperilaku dan karakter anak,” kata Helldy.

Kemudian, Helldy mengatakan dalam upaya mempersiapkan generasi emas Kota Cilegon, Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Pendidikan Kota Cilegon juga telah menyiapkan kebijakan yang sistematis untuk mewujudkan pemerataan mutu pendidikan sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-undang Dasar 1945 dan RPJMD Kota Cilegon yang sedang dilaksanakan.

“Jadi, perkembangan dunia pendidikan di Kota Cilegon ada peningkatan dan patut dibanggakan,” ungkap Helldy.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon, Heni Anita Susila dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi meluncurkan kurikulum merdeka melalui Sekolah Penggerak.

“Kita akan jalankan kurikulum tersebut, sesuai program kementerian,” kata Heni.

Di akhir kegiatan itu, Helldy melakukan tanya jawab dengan Guru dan Murid yang berjalan dengan penuh gembira serta penuh antusias. (Yudhi).