KOTA BEKASI (Suarasiber.co.id) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi menggelar Rapat Paripurna pada pukul 09.30 WIB.Rapat tersebut berdasarkan hasil Badan Musyawarah DPRD Kota Bekasi pada hari Rabu Taaggal 15 Februari 2023 dan dilaksanakan secara umum dan terbuka di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Bekasi. Paripurna hadiri oleh Pimpinan Bapak HM Saifuddaulah, SH,MH,M.Pd.I (Ketua DPRD), Bapak Anim Imamuddin, SE, MM (Wakil Ketua DPRD), Bapak H. Edi, S.Sos. I (Wakil Ketua DPRD) dan Bapak Tahapan Bambang Sutopo, SH (Wakil Ketua DPRD) beserta anggota DPRD Kota Bekasi dan dihadiri pula oleh Bapak Dr. H. Tri Adhianto Tjahyono,SE, MM selaku PLT Walikota Bekasi,serta para OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kota Bekasi. (24/02/2023)
Rapat dipimpin dan dibuka langsung oleh Bapak H. Edi, S.Sos. I (Wakil Ketua DPRD) Adapun agenda Rapat Paripurna tersebut didahului dengan Pembukaan dan Penyampaian Laporan Hasil Reses I DPRD Kota Bekasi Tahun 2023.
Pembaca Rancangan Keputusan DPRD Kota Bekasi tentang Laporan Hasil Reses I (Satu) Masa Sidang I (Satu) Tahun Sidang Tahun 2023 yang dibacakan oleh Sekretaris DPRD Kota Bekasi Drs.Hanan,M.Si menyampaikan bahwa hasil pelaksanaan reses berupa masukan dan aspirasi yang berkembang di Masyarakat dari kegiatan reses yang di catat oleh anggota DPRD Kota Bekasi sesuai dengan daerahnya masing-masing yang kemudian dihimpun oleh Sekretaris DPRD dan dilaporkan kepada Pimpinan DPRD sebagai Dokumen Pokok-pokok Pikiran DPRD dan jumlah Aspirasi Masyarakat Hasil Reses I DPRD Kota Bekasi Tahun 2023 adalah 3.741 Aspirasi.
Dr Tri Ahianto Plt.Wali Kota Bekasi dalam sambutannya menyampaikan bahwa wisata yang masuk akan menjadi bagian proses perencanaan pembangunan kota bekasi, “pada kesempatan ini kami ingin menyampaikan serta memastikan kepada seluruh perangkat daerah bahwa seluruh wisata yang masuk akan menjadi bagian proses perencanaan pembangunan kota bekasi,yang selanjutnya menjadi sumber kebutuhan data-data akan dibangun dengan tentunya akan dilakukan proses verifikasi maupun penelaahan oleh perangkat daerah,sehingga ke depan akan menjadi wisata yang konkrit dan valid,” paparnya.
Diakhir rapat ditutup dengan do’a.
(Humas/Apandi)


