SERANG, ( suarasiber.co.id ) – Ketua PHRI BPD Provinsi Banten, Ashok Kumar menanggapi terkait berita yang beredar tentang harga kuliner di kawasan wisata Pantai Anyer yang tidak wajar.
Dimana sebelumnya, ada pemberitaan tentang wisatawan Jakarta yang berkunjung ke Pantai Anyer, tamu mengeluh terkait harga minuman Teh Tawar yang sangat mahal.
Terkait pemberitaan tersebut, Ketua PHRI BPD Provinsi Banten Ashok Kumar langsung melakukan cross check ke lapangan.
Adapun hasilnya, Ashok mengatakan bahwa harga makanan dan minuman tersebut sesuai dengan harga yang di sajikan di menu.
“Terkait pemberitaan di beberapa media perihal minuman teh tersajikan di Billing cukup tinggi, kami langsung cross check melalui Ketua BPC Kab Serang, yaitu saudari Lena untuk menghubungin PIC Hotel. Adapun hasilnya, ternyata benar harganya tersebut sesuai menu yang di sajikan,” kata Ashok. Sabtu, (29/04).
“Selain itu, kami PHRI BPD Banten minta segera di kirimkan menu yang di jadikan parameter acuan terlampirkan menu saat mengorder pesanan oleh tamu/konsumen itu. Adapun hasilnya, harga tersebut sudah tercover 21% Tax & Service,” paparnya.
Selain itu, Ashok juga mengingatkan kepada seluruh wisatawan agar selalu memperhatikan price list di menu, mengingat harga makanan dan minuman pada setiap hotel berbeda-beda.
“Apabila ada Hotel dan Restoran yang tidak memiliki price list di menu akan dapat menjadi turunan sanksi,” imbuhnya.
“Dan mohon maaf serta sedikit koreksi bahwa harga-harga makanan dan minuman tetap stable walaupun di peak/high season tetap sama tanpa genjotan. Namun harga kamar dapat berubah, sehingga tetap harus adanya publish rate maupun paket-paket,” lanjutnya.
Terakhir, Ashok berharap kepada seluruh wisatawan agar selalu memperhatikan harga-harga makanan dan minuman sebelum di order. Sehingga mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
“Harapan kami kedepan kepada para konsumen/tamu yang kami banggakan dapat juga kiranya memperhatikan seksama harga-harga makanan dan minum dari menu yang tercantum sebelum di order. Sehingga dapat meminimize hal-hal l yang dapat merugikan,” harapnya.
“Besar harapan kami dari PHRI, kunjungan bapak dan Ibu, Adik dan Kakak dapat menjadi berkesinambungan berwisata di pesisir Pantai Anyer. Serta tidak terkapokan dan tercipta kenyamanan. Kami selalu siap melayani yg terbaik,” tutup Ashok.


