PANDEGLANG, (suarasiber.co.id) – Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang bersama Kodim 0601/Pandeglang, Polri dan Komponen masyarakat lainnya mengikuti kegiatan penanaman mangrove dalam acara Puncak Penanaman Mangrove Nasional secara serentak jajaran TNI di seluruh Indonesia, bertempat di pesisir pantai selat Sunda kampung Solodengen, Desa Panimbangjaya, kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang – Banten, Senin (15/05/23).
Kegiatan tersebut dihadiri pula oleh, Kapolres Pandeglang AKBP Belny Warlansyah S.H., S.I.K., M.H., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pandeglang Aef Saefudin, Sekdis Perikanan Kabupaten, Pandeglang Ibu Onah Juand, S.Tp., M.M., mewakili Kajari Pandeglang Abrian Rahmat F. S.H., M.H., para perwira Kodim 0601/Pandeglang, Kasat Polairud Polres Pandeglang AKP Bariman, Camat dan Kapolsek Panimbang serta Perwakilan Ormas Bela negara, Anggota Pramuka Saka Wira Kartika dan anggota Pramuka Peduli Urc 0131.
Kegiatan dibuka langsung oleh Presiden RI secara Virtual dan diikuti penanaman secara serentak di seluruh indonesia melalui video conference didampingi Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono S.E.,M.M di Taman Wisata Alam (TWA) Angke Jakarta Utara.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para personel TNI-Polri, Pemerintah Daerah Kabupaten Pandeglang, perwakilan masyarakat, mahasiswa dan pelajar yang sudah ikut berpartisipasi pada program penanaman mangrove nasional”ucap Presiden.
Lanjut, Presiden mengatakan, adapun Penanaman 700 pohon mangrove ini bertujuan untuk mencegah abrasi pantai di laut, penyerapan karbondioksida, menjaga kualitas air dan udara, sebagai habitat ikan dan biota laut lainnya,
Maka dari itu, pereduksi gelombang di pantai, memberikan dampak ekonomi yang luas dan menjadi sumber pendapatan masyarakat.
Presiden pun kembali menegaskan, bahwa proses pelestarian tersebut, tidak hanya sebatas penanaman di awal saja, tetapi perlu dilakukan perawatan lebih lanjut, sehingga memberikan hasil yang maksimal.
“Yang paling penting setelah ditanam agar dilakukan perawatan, dipantau, dan dirawat sehingga betul – betul semuanya hidup”tutup Presiden (Azhari)


