Serang, (Suarasiber.co.id) – Dinas Kesehatan Provinsi Banten, melalui Seksi Kesehatan Jiwa dan Tata Kelola kesehatan Masyarakat, melakukan Sosialisasi Peningkatan Pelayanan Kesehatan Jiwa Masyarakat di aula UPT Puskesmas Warigin kurung Kabupaten Serang, Banten. Selasa 13/6/2023. Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Program Keswa Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Sekretaris Camat Warigin kurung, Kepala Puskesmas, Babinsa, Polsek Wariginkurung,, Bidan,Kader puskesmas,perwakilan dinsos serang ,Perawat serta pelaksaan prereview untuk Pasien dalam pantauan (ODGJ).
Dalam Sambutan Kepala Dinas Kesehatan Dr.dr. Hj Ati Pramudji Hastuti, MARS, Mengatakan kita mengatahui bahwa kesehatan jiwa ini begitu penting apalagi di era sekarang. “ Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan bahwa kesehatan yang di maksud sehat itu bukan hanya sekedar sehat jasmani tetapi juga sehat jasmani rohani dan sehat sosial,”ujar Ati.
Dengan perubahan prilaku yang terjadi di masyarakat dan perubahan lingkungan dan perubahan gaya hidup yang terjadi di masyarakat ini menyebabkan terjadinya masalah kesehatan, adanya peningkatan gangguan jiwa. bahkan prediksi tahun 2025 ke atas masalah kejiwaan dan orang mengalami gangguan jiwa ini akan menempati Peringkat Ke 3 besar dari angka penyumbang angka kesakitan yang ada di wilayah Indonesia ini termasuk Provinsi Banten,”dijelaskan Ati.
Belum lagi kita menghadapi pemilihan legislatif, pemilihan Presiden, Pemilihan Kepala Daerah merupakan kerawanan terhadap kejiwaan yang akan terjadi. Begitu juga terhadap calon maupun juga para pendukungnya yang semua ini akan berpotensi menghadapi kekalahan karena yang namanya kompetensi ada kalah ada menang, saat ada kalah belum tentu menerima begitu saja atas kekalahanya, Goncangan-guncagan masalah Kejiwaan ini juga menjadi salah satu hal yang perlu kita perhatikan,”Ungkap Ati Pramudji. Salah satu yang menjadi tantangan buat Banten kita belum memiliki RSJKO.
Karena belum memiliki RSJKO kita sepakat membentuk Desa Siaga Sehat Jiwa dan kita harus Memperbanyak dan memperluas di masing masing Kota/Kabupaten dan diharapkan denggan desa siaga sehat jiwa ini semua masyarakat berpenghuni di wilayah ini benar benar dengan kondisi yang sehat.
“Alhamdulilah saya apresiasi buat kabupaten Serang yang tadinya kasus pemasungan di wilayah Serang itu sebanyak 40 kini sudah di bebaskan tahun kemarin, walaupun sekarang dari penulusuran adalagi ditemukan kasus baru sebanyak 1 orang. “Mudah mudahan kasus baru yang di temukan ini cepat pula kita lepaskan.
“Harapan saya pada kegiatan ini , menguatkan kolaborasi, menguatkan kordinasi antara pemerintah daerah melalui dinas kesehatan dan UPT Puskesmas denggan dinas dinas terkait seperti dinas sosial yang dalam rangka rehabilitasi juga dinas pemberdayaan masyarakat yang bisa merangkul seluruh yayasan ataupunorganisasi masyarakat yang tergabung dan yang mempunyai niatan yang baik ikut bagaimana menjaga kesehatan yang ada di wilayah kita,”harapnya.
.
Ditempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang Agus Sukmayadi atau yang mewakili mengatakan, saya sangat mengapresiasi kepada Dinas Kesehatan Provinsi Banten yang sudah melakukan sosialisasi tentang ODGJ di kabupaten Serang. “Oleh karena itu kita harus mencegah timbulnya dan kambuhnya kembali penyakit ODGJ karena tidak menutup kemungkinan di zaman yang katanya makin lama makin sulit pasti makin banyak orang yang makin stres,”tutupnya.(Adv).


