LEBAK, (suarasiber.co.id) -Kalapas Kelas III Rangkasbitung menerima Kunjungan Press Tour 2023 Kumham Banten yang bertajuk “Kementerian Hukum dan HAM Banten dimata Media” Rabu (21/6).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam kegiatan tersebut, turut mendampingi Kepala Bagian Program dan Humas, Kasubid Perawatan dan Rehabilitasi Divis Pemasyarakatan dan Pejabat pada Divisi Keimigrasian lingkungan Kanwil Kemenkumham Banten, turut hadir dari unsur Media, Ketua PWI Banten, Ketua PWI Kota Serang dan berbagai Media di wilayah Provinsi Banten baik cetak maupun online.

Dalam kesempatan itu juga, Lapas Rangkasbitung perkenalkan salah – satu program terbaik Tematik Reformasi Birokrasi Praktik Inovasi Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bina Lapaskas Center di hadapan awak media dan masyarakat.

Dalam paparannya, Kalapas Rangkasbitung Suriyanta Leonardo Situmorang menjelaskan, terkait Inovasi Lapas Rangkasbitung ia menguraikan bahwa Inovasi ini adalah jawaban dari kebutuhan dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan wujud tata kelola Pemerintahan yang baik.

“Yang menjadi kebanggaan kami sudah memiliki Lembaga Pelatihan Kerja ( LPK) yang telah terdaftar pada Kementrian Tenaga Kerja, dimana LPK ini dapat menyelenggarakan Pelatihan sesuai standar dan outputnya, secara administrasi WBP yang menjadi peserta dapat memperoleh sertifikat yang dapat digunakan sebagai kompetensi tambahan untuk melamar pekerjaan atau menciptakan lapangan kerja sendiri,”ucapa Kalapas.

Ia menambahkan, bahwa WBP yang masuk kedalam Lapas rata – rata 60% adalah kriminal umum yang faktor penyebabnya adalah masalah ekonomi dan tentu saja ini menyangkut skill/Kompetensi yang dimiliki.

“Kalau mereka tidak mempunyai keahlian, bagaimana mereka bekerja, bagaimana mereka mencari uang/nafkah, jadi kita tergerak mewujudkan SDM yang unggul, mandiri dan bersertifikat melalui program – program LPK ini,”pungkasnya (Azhari)