SERANG, (suarasiber.co.id) – Momen bulan Muharram Tahun baru Islam 1445 H sebagai agenda Rutin Paguyuban Panginyongan yang menjadi momentum untuk saling berbagi sesama anak Yatim-Piatu serta Dhuafa bagi keluarga Panginyongan yang ada di wilayah serang dan Cilegon Banten, Paguyuban Panginyongan adalah wadah orang-orang perantauan dari wilayah Jawa Tengah bagian barat yg meliputi Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga Banyumas, Kebumen, Cilacap, Tegal, Brebes dan Pemalang yang merantau di wilayah Serang dan Cilegon saling peduli untuk membantu saudara-saudara yang yatim-piatu dan duafa dikalangan keluarga Panginyongan sendiri. Santunan dilaksanakan di Desa Sukabares, Kecamatan Waringin kurung, Kabupaten Serang pada Ahad, 12 Muharam 1445H/ 30/12/2023.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Panitia Santunan mengapresiasi kepada seluruh anggota yang peduli sesama dengan berdonasi untuk berbagi sesama warga panginyongan dan warga setempat tempat lokasi pemberian santunan. Santunan kali ini kepada 80 anak Yatim, Piatu Serta kaum Duafa yang bertempat di kediaman salah satu Pengurus Panginyongan yaitu rumah H. Imam Rudi di Desa Sukabares, kecamatan Waringin Kurung dan dihadiri oleh Tokoh Agama dan tokoh masyarakat setempat.” Ujar H Rusyanto ketua Panitia Pelaksana Santunan.

“Terima kasih kepada seluruh anggota yang sudah berbagi dan terima kasih kepada tuan rumah yang telah menyediakan tempat dan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja sehingga terlaksana santunan ini. Semoga Santunan ini menjadi ladang amal ibadah buat para donatur dan kita semua yang telah melaksanakan acara santunan bermanfaat bagi para anak yatim dan piatu, serta kaum duafa. Program ini akan dilakukan sebagai agenda kegiatan sosial rutin Paguyuban Panginyongan setiap tahunnya diluar agenda rutin lainnya, yaitu pertemuan anggota umum melalui cara halal bihalal atau momen acara lainnya”. tutup H Sudaryo mewakili ketua Paguyuban. (Triadi Anas)