JOMBANG, (suarasiber.co.id) – BSIP Aneka Kacang mengadakan Bimbingan Teknis Eksponensial Kedelai “Standar Budidaya Kedelai” di Desa Pulogedang, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, 1 November 2023.
Bimtek dihadiri oleh Camat Tembelang diwakili Kasi PMD, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang diwakili Kabid Tanaman Pangan, anggota Kelompok Tani Kedung Bajul Desa Pulogedang, Ketua Kelompok Tani dan Gapoktan di Desa Pulogedang serta PPL di BPP kecamatan Tembelang.
Kepala BSIP Aneka Kacang, Dr. Ir. Titik Sundari, MP menyampaikan kegiatan bimtek tersebut, merupakan media memperkenalkan budidaya kedelai di lahan sawah yang baik, sesuai SOP Budidaya Kedelai Terstandar. Selain penerapan teknik budidaya yang tepat, kegiatan ini juga menampilkan demplot beberapa varietas kedelai seperti Detap 1, Derap 1, Dena 1 dan Devon 1.
“Sehingga, petani dapat memilih varietas berdaya hasil tinggi yang sesuai untuk agroekosistem setempat,” jelas Titik.
Dalam kegiatan Bimtek disampaikan materi panen dan pascapanen produksi benih terstandar oleh Didik Sucahyono, SP, MP. Pemaparan materi menyangkut upaya mengurangi kehilangan hasil dan penanganan pascapanen yang benar dan terstandar untuk mendapatkan kualitas benih yang baik.
Acara dilanjutkan dengan testimoni dari Bapak Musolin, seorang petani kooperator dari Kelompok Tani Kedung Bajul, Desa Pulogedang. Musolin menyatakan semua varietas yang diperkenalkan BSIP Aneka Kacang pertumbuhannya baik, jumlah polong cukup banyak yaitu >50 pertanaman. Musolin sangat terkesan dengan pertumbuhan kedelai Devon 1.
“Pertumbuhan Devon 1 sangat bagus, batangnya kokoh sehingga tidak mudah rebah, tahan penyakit dan yang membuatnya terkesan adalah jumlah polong Devon 1 di lahannya mampu mencapai 90 pertanaman. Meskipun umurnya agak panjang tetapi Musolin yakin penantiannya akan terbayar,” ungkapnya.
Diakhir testimoninya, Musolin menambahkan bahwa cara tanam tugal yang telah dipraktekkan sangat baik untuk pertumbuhan tanaman.
“Tanaman tumbuh serentak, dan populasinya lebih tinggi. Dibandingkan dengan cara disebar atau sebar bedeng,” tutupnya. (Rilis FB BSIP).


