KENDARI, (suarasiber.co.id) – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andap Budhi Reviato, diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra Asrun Lio, memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Tenggara dan Kabupaten/Kota se-Sultra Tahun 2023, di Hotel Claro Kendari. Kamis (28 Desember 2023).
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Badan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Tenggara mengadakan rapat koordinasi pada hari ini dihadiri seluruh jajaran unsur Forkopimda Provinsi, Bupati dan Wali Kota se-Sulawesi Tenggara, Sekretaris Daerah Kab/Kota se-Sultra, Kepala Kesbangpol Kab/Kota, KPU Prov dan KPU Kab/Kota dan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kab/Kota, serta para Pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemprov Sultra, untuk menyamakan persepsi yang diamanahkan dalam undang- undang.
Rakor ini mengusung tema “sinergitas forkopimda Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam mewujudkan Pemilu, Pilpres dan Pilkada Damai 2024”.Rapat ini bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi koordinasi dan fasilitasi dalam pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik serta memelihara stabilitas sosial politik, terutama dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan Pemilu, Pilpres dan Pilkada yang aman, nyaman, damai, kondusif dan demokratis.
Sambutan Pj. Gubernur Sultra yang dibacakan Asrun Lio, pertama-tama menyampaikan arahan dari Presiden RI Joko Widodo yang telah disampaikan pada rapat Konsolidasi Nasional pada tanggal 2 Desember 2023 di Ancol Beach City Jakarta
“Pertama, Memastikan seluruh kegiatan disetiap tahapan memiliki teknis dan koridor hukum. Kedua, memastikan sarana logistik secara detail, efisien dan transparan. Ketiga, meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan yang dimiliki oleh SDM disetiap tingkatan. Keempat, Bekerja dengan efektif dan efisien utamanya dalam pengelolaan anggaran pemilu. Kelima, memperkuat pendidikan politik bagi para kontestan maupun masyarakat, ” Jelasnya.
lanjut dikatakan, Arahan Presiden ini dimaksud untuk mengantisipasi dan juga mengatasi berbagai persoalan yang akan muncul pada saat pelaksanaan pemilu tahun 2024.
Berkaitan dengan arahan Bapak Presiden RI, Pj. Gubernur Sultra menghimbau kepada seluruh stakeholder terkait untuk terus berkonsentrasi dalam mengawal pemilu tahun 2024.
“Penting bagi kita semua untuk mendorong kampanye yang berkualitas demi menyehatkan jalannya pesta demokrasi pada pemilu tahun 2024 yang damai dan tanpa cela, ” Ucapnya.
Selanjutnya, pada kesempatan ini juga Asrun Lio, menginformasikan data wajib pilih yang dirilis oleh KPU Prov. Sultra dari 17 Kab/Kota di Sultra tahun 2024 berjumlah 1.867.931orang, terdiri dari laki-laki 931.298 dan perempuan 936.633. Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 2.285 Desa dan Kelurahan se- Sultra berjumlah 8.145.
Kemudian, berkaitan dengan distribusi perangkat pemilu di tengah kondisi cuaca musim penghujan sebagian wilayah di Sultra, Asrun Lio berharap agar aparat dan seluruh unsur penyelenggara yang bertugas untuk mendistribusikan kotak suara dan surat suara dengan baik agar dapat tersalurkan dengan aman ke seluruh Kab/Kota se-Sultra.
Penghujung sambutannya, Asrun Lio menitipkan pesan Pj. Gubernur Sultra kepada aparat penyelenggara dan pengawas pemilu untuk selalu menjaga masyarakat Sultra untuk tidak terlibat dalam konflik politik.
“Jangan sampai masyarakat harus tercerai berai hanya karena berbeda pilihan. Kita juga tidak ingin masyarakat Sultra masuk ke dalam konflik sosial besar hanya karena politik adu domba dan politik identitas oleh okunum-oknum tidak bertanggungjawab, ” Tutupnya.
Biro Adpim Provinsi Sultra
Foto: Jufri Bonekarsa


