KENDARI, (suarasiber.co.id) – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara, Andap Budhi Revianto, menghadiri acara peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2023 yang mengusung tema “Bersatu Dalam Aksi Menyelamatkan dan Mencapai SDGs (Sustainable Development Goals) Untuk, Dengan dan Oleh Penyandang Disabilitas” yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara, bertempat di aula Bahteramas Kantor Gubernur Sultra, Jumat (8 Desember 2023).
Hari Penyandang disabilitas Internasional diperingati setiap 3 Desember. Peringatan ini bertujuan untuk memperjuangkan hak dan kesejahteraan para penyandang disabilitas.
Di Indonesia, komitmen pelaksanaan penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas terwujud dengan lahirnya UU nomor 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.
Pj. Gubernur menyampaikan bahwa sebentar lagi, yakni tanggal 10 Desember mendatang, kita akan memperingati Hari HAM.
“Penyelenggaraan HDI tahun ini diselenggarakan pada tanggal 8 Desember, disamping untuk memperingati hari Disabilitas, sekaligus kita rangkaikan juga dengan peringatan hari HAM sedunia yang akan jatuh pada tanggal 10 Desember mendatang”, ucapnya.
Pj. Gubernur mengajak seluruh masyarakat untuk memperhatikan hak-hak penyandang disabilitas, termasuk hak untuk hidup tanpa diskriminasi dan akses yang setara terhadap berbagai aspek kehidupan.
“Saya selaku Pj. Gubernur menginstruksikan agar hak-hak penyandang disabilitas setara dalam aspek kehidupan, sebut saja menyangkut masalah pekerjaan bagi penyandang disabilitas diperuntuk sebanyak 2 persen dari keseluruhan total pegawai di instansi pemerintah dan 1 persen untuk pegawai swasta termaksud juga kesempatan untuk mengenyam pendidikan”, uangkap Pj. Gubenrur.
Lebih lanjut, Pj. Gubernur juga mengajak seluruh pemerintah daerah baik pada tingkat Provinsi Kabupaten/Kota agar melaksanakan kewajiban selaku pemerintah di dalam mengimplementasikan hak-hak disabilitas bidang pendidikan termaksud sekarang dalam menghadapi pemilu.
“Pastikan mereka sudah tercatat di DPT yang sudah memiliki e-ktp, semua itu harus kita kerjakan dengan sepenuh hati”, lanjutnya.
Pj. Gubernur juga menginstruksikan agar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menyiapkan fasilitas untuk disabilitas, terutama jalur masuk kantor Gubernur dan lahan parkir khusus untuk disabilitas.
Dalam rangkaian peringatan hari disabilitas, ditampilkan berbagai kegiatan seperti pembacaan ayat suci Al Quran, fashion show, hiburan music yang diisi oleh anak-anak penyandang disabilitas, termaksud juga penggelaran 75 produk hasi karya mereka.
Pj. Gubernur dalam kesempatannya memberikan bantuan kepada 60 orang siswa miskin siswa SLB Sulawesi Tenggara untuk mendukung kegiatan belajar.
Kegiatan ini dihadiri oleh penyandang disabilitas yakni 138 anak-anak berkebutuhan khusus dan 82 sekolah luar biasa se- Sultra, termaksud organisasi penyandang disabilitas seperti Pertuni dan 176 guru. (Biro Adpim Prov. Sultra).


