KOTA BAU-BAU, (suarasiber.co.id) – Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) selama ini menjadi instrumen penting dalam menghadapi berbagai tantangan, ancaman dan guncangan yang mengancam perekonomian seperti yang lalu mengalami pandemi.
Berdasarkan data yang ada pada sistem perbendaharaan dan anggaran negara pada tahun 2024 alokasi dana APBN didistribusikan untuk Kepulauan Buton (Kepton) disalurkan melalui kantor KPPN Baubau sejumlah hampir 5 triliun yang terdiri dari belanja pemerintah pusat dan belanja transfer daerah.
Alokasi APBN ini diperuntukkan bagi 105 satuan kerja dan instansi vertikal pemerintah dan 6 pemerintah daerah.
Hal ini diungkapkan Pj Wali Kota Baubau Dr Muh Rasman Manafi, SP, M.Si saat rapat koordinasi manajerial pelaksanaan anggaran regional Kepton hari Selasa (16/1/2024).
Mengutip pesan Presiden RI Joko Widodo pada saat penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Transfer Ke Daerah (TKD) Dr Muh Rasman Manafi menegaskan, pihaknya telah berkomitmen menggunakan anggaran ini dengan disiplin. Paling tidak efisien melalui beberapa hal yakni, belanja harus sesuai dengan prioritas, transparan dan akuntabilitas serta tidak boleh ada korupsi serta sinkron dengan pembangunan pusat dan daerah.
Kemudian, antisipasi ketidak pastian melalui dan eksekusi pelaksanaan anggaran diawal tahun, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Selain itu, perkuat sinergi dan kerja sama antar program dan antar kegiatan lintas kementerian, pusat dan daerah maupun antar pemerintah dan badan usaha. Menjaga integritas dan tata kelola sebagai bentuk pertanggungjawaban , pengolahan dana transfer ke daerah untuk perbaikan layanan publik itu menjadi prioritas khususnya pendidikan dan Kesehatan.
Perbaiki kebijakan dan administrasi perpajakan daerah dan tetap menjaga investasi dan kesempatan untuk bekerja. Perkuat sinergi dan harmonisasi kebijakan, mendorong penggunaan pembiayaan kreatif, melaksanakan monitoring serta mendorong sinergitas pelaksanaan dana desa dalam pencapaian prioritas nasional.
“Melalui penyerahan DIPA di tingkat nasional dan provinsi, ini tentu kita telah berkomitmen untuk siap melaksanakan secara baik tepat waktu, akuntabel dan transparan. Digitalisasi penyerahan DIPA dan TKD 2024 memberikan kemudahan dalam bentuk penyederhanaan proses bisnis serta peningkatan keamanan data dalam pelaksanaan APBD dan APBN sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,”ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kota Baubau ini memberikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para kuasa pengguna anggaran, satuan kerja instansi vertikal yang sudah merancang yang terbaik dari semua indikator kinerja pelaksanaan anggaran pertanggungjawaban APBN serta upaya dukungan program pemerintah atas implementasi digitalisasi mekanisme pembayaran dana APBN 2023.
“Kami di Pemkot Baubau hari ini sudah melaksanakan digitalisasi pembayaran yakni salah satunya itu adalah PDAM. Jadi kita sudah menggunakan QRIS dalam sistem pembayarannya. Capaian terbaik tersebut semoga menjadi bekal dan tentu dapat kita contoh untuk membangun optimisme dan motivasi untuk kita semua, kita berkomitmen khususnya yang berada di wilayah Kepton ini. Mari kita bekerja keras dan bersinergi dan bahu membahu dalam mengolah APBN yang lebih baik kedepan menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi kita dan menjaga penggunaan fiskal yang sehat dan berkelanjutan,” tutupnya.
Foto/Peliput : SAMSUDIN
Editor : ISTIMEWA
Produksi : DINAS KOMINFO BAUBAU
Penanggungjawab : Kepala DISKOMINFO Kota Baubau H. Andi Hamzah Machmud, S.Sos, M.Si


