NATUNA, (suarasiber.co.id) – Karantina Kepulauan Riau tunjukkan dukungannya terhadap kegiatan ekspor komoditas perikanan di pasar internasional. Adapun Komoditas yang diekspor berupa ikan kerapu dan lobster hidup, sebanyak 4.035 ekor dengan tujuan ekspor ke Hongkong. Memiliki nilai ekonomi cukup fantastis, yaitu mencapai Rp 520 juta.
Penanggung Jawab Satuan Pelayanan (Satpel) Natuna, Iwan Setiawan menjelaskan sebelum media pembawa dilalulintaskan, Karantina melakukan pemeriksaan fisik dan kelengkapan dokumen.
“Pemeriksaan fisik untuk memastikan kesehatan komoditas yang akan diekspor ke Hongkong dan memenuhi persyaratan negara tujuan. Kelengkapan dokumen pun menjadi syarat mutlak sesuai regulasi,” ucap Iwan, belum lama ini.
Secara terpisah, Kepala Karantina Kepulauan Riau Herwintarti menyatakan bahwa Kepri memiliki wilayah perairan 96% lautan dan kaya sumber daya alam. Potensi ikan di Kepulauan Riau sangat berlimpah.
“Diharapkan dengan giat ekspor ini menjadi langkah kami dalam mendukung serta mendorong para pelaku usaha untuk mendongkrak pasar ekspor Indonesia. Kami pun tetap berkomitmen untuk menjadi garda terdepan penjaminan produk perikanan yang sehat, unggul, dan bernilai jual tinggi,” pungkas Herwintarti.
#FasilitasiPerdagangan
#KarantinaKepri


