KENDARI, (suarasiber.co.id) – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andap Budhi Revianto melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke tiga instansi vertikal di Sultra pada Rabu (07/02/24), yakni BMKG Sultra, Basarnas Kendari, dan PLN UPDK Kendari. Tujuan kunjungan ini adalah untuk memastikan kesiapan segala aspek pendukung Pemilu yang akan diselenggarakan pada 14 Februari mendatang.
Pj Gubernur mengawali kunjungannya di Kantor BMKG Sultra dengan fokus mendapatkan informasi terkini terkait prakiraan cuaca hidrometeorologi dan kegempaan di Sultra sepanjang tahun 2024. Dalam pertemuan tersebut, beliau menekankan pentingnya informasi aktual untuk mendukung distribusi logistik Pemilu serta kelancaran pemungutan dan penghitungan suara.
“Saya harap Rekan-Rekan BMKG dapat menginfokan prakiraan cuaca dan kegempaan, dalam waktu dekat ini sehingga pelaksanaan distribusi logistik Pemilu, pemungutan, dan penghitungan suara dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Pj Gubernur.
Kepala Stasiun Meteorologi Sugeng dan Kepala Stasiun Klimatologi Aris memberikan update prakiraan cuaca, menekankan tingginya curah hujan pada bulan Februari hingga Juni, dengan puncaknya pada bulan Maret yang berpotensi menyebabkan banjir. Pj Gubernur mengingatkan BMKG untuk memberikan informasi secara intensif agar masyarakat dapat lebih siap menghadapi kemungkinan tersebut.
Setelah kunjungan di BMKG, Pj Gubernur melanjutkan Kunker ke Kantor Basarnas Kendari. Di sana, ia memeriksa kesiapan dan kecepatan personel Basarnas dalam menggunakan alat perlengkapan SAR. Meskipun hasilnya positif, Pj Gubernur mendorong peningkatan quick response time untuk memberikan bantuan cepat dalam situasi darurat.
“Hasilnya baik, hanya butuh 51 detik Saudara menggunakan perlengkapan repling. Belajar dari pengalaman bencana di tempat kita, Rekan-rekan diharapkan lebih meningkatkan quick respon time sehingga dapat menolong dengan cepat masyarakat apabila terjadi bencana,” ucap Pj Gubernur.
Pj Gubernur juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana banjir, sambil mengingatkan semua pihak akan prinsip Salus Populi Suprema Lex Esto, yang menyatakan keselamatan rakyat sebagai hukum tertinggi.
Setelah kunjungan ke Basarnas, Pj Gubernur melanjutkan ke Kantor PLN UPDK Kendari. Di sana, ia bersama PLN berkomitmen untuk mencegah pemadaman listrik dari H-2 hingga H+3 pemungutan suara.
“Agar menjadi atensi dan mohon atensi dari Jajaran PLN untuk tidak melakukan pemadaman mulai sekarang sampai dengan H+3 pemungutan suara. Mari kita sukseskan dan wujudkan Pemilu 2024 di Sultra yang berjalan baik dan lancar,” pungkas Pj Gubernur.
Pj Gubernur juga menyampaikan instruksi berdasarkan informasi dari BMKG terkait intensitas curah hujan yang diproyeksikan tinggi pada bulan depan, meminta PLN untuk memantau dengan cermat agar instalasi listrik tetap stabil. Asisten Manager PLN UP3 Kendari melaporkan bahwa PLN telah menyiapkan personel dan genset untuk mengamankan distribusi listrik selama Pemilu, dengan kondisi diproyeksikan aman terkendali hingga 17 Februari 2024. (Fras/Dokpim Sultra).


