SORONG, (suarasiber.co.id) – Pejabat Karantina Papua Barat Daya pastikan 33 batang sarang semut dapat dilalulintaskan menuju Semarang, Jawa Tengah. Tentunya setelah pemeriksaan karantina dan terpenuhi persyaratannya di Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Sarang semut masih menjadi oleh-oleh yang diminati, karena khasiatnya untuk kesehatan. Namun, agar komoditas tersebut dapat dibawa pulang oleh wisatawan, sarang semut harus diperiksa terlebih dahulu untuk dibuatkan sertifikat kesehatannya,” ujar Maria pejabat Karantina yang bertugas, Jumat (2/2).

Pemeriksaan tersebut merupakan salah satu tindakan karantina yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

“Sarang semut akan dicek dengan teliti kondisi fisiknya, terutama yang masih dalam berbentuk tanaman seperti ini. Tanaman harus sehat, bersih, dan bebas dari penyakit sehingga sertifikat kesehatan dapat diterbitkan,” jelas Maria.

Setelah melalui rangkaian pemeriksaan, Maria menyatakan bahwa media pembawa tersebut telah memenuhi persyaratan sehingga dapat dibawa ke kota tujuan.

Provinsi Papua Barat Daya yang dikenal dengan keindahan alamnya, tidak hanya menyuguhkan wisata alam dengan pemandangan yang memukau, tetapi juga kekayaan alam yang bermanfaat. Salah satunya adalah sarang semut, tanaman yang berkhasiat ini dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit.

#JagaNegeri
#KarantinaPapuaBaratDaya