BEKASI, ( suarasiber.co.id ) – Ketua DPRD Kota Bekasi H.M. Saifuddaulah mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akan tiga pekerjaan rumah (PR) seperti banjir, macet dan pendidikan. Ketua Dewan meminta Pemkot Bekasi agar meningkatkan penanganan ketiga ‘PR’ tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“PR pertama itu soal infrastruktur banjir masih terjadi walaupun sudah ada perbaikan- perbaikan drainase,” kata Saifuddaulah kepada awak media, Minggu (10/3/2024), usai rapat Paripurna HUT Ke-27 Kota Bekasi di kantor DPRD Kota Bekasi.

Namun harus ditingkatkan dengan membuat penampungan air seperti Polder yang masih terkendala pembebasan lahan. Sehingga perlu ditangani serius agar dapat berjalan maksimal upaya penanganan banjir.

“Pembebasan lahan di Jatimakmur masih terkendala. Ini harus segera dapat diselesaikan, karena Polder ini sangat dibutuhkan untuk menangani banjir. Semua harus dirinci persoalannya mulai dari hulu ke hilir. Sehingga dapat membuat rencana-rencana baru dalam penanganannya. Seperti bangun Polder atau embung air. Perbaikan sistem drainase dan normalisasi sungai atau kali juga harus dilakukan,” ujar Ustadz Daulah itu.

‘PR’ kedua kata Ketua Dewan yaitu terkait infrastruktur pendidikan juga harus menjadi perhatian, seperti persoalan pembelian lahan untuk infrastruktur pendidikan. Karena sejumlah gedung sekolah terkendala kepemilik aset. Sehingga perlu segera diganti lokasi sekolahnya.

“ Yang seperti ini kan harus cepat dan segera dalam penanganannya,” jelasnya.

Masih kata Ketua Dewan, ‘PR’ ketiga yaitu persoalan kemacetan di Kota Bekasi. Ia meminta agar Pemkot Bekasi berupaya menyediakan transportasi umum yang memadai dan nyaman. Kemudian juga terus mendorong agar warga Kota Bekasi ini beralih tidak lagi menggunakan kendaraan pribadi, tapi menggunakan transportasi umum.

“Kita ada KRL, LRT dan bus-bus. Nah harus ada upaya lagi dalam mendorong agar warga ini tidak pakai kendaraan pribadi,” ucap Ustadz Daulah.

Meski demikian, Ketua DPRD Kota Bekasi itu juga memuji sejumlah prestasi yang diraih Pemkot Bekasi. Seperti penghargaan Adipura tahun 2023 dan Anugerah Kota Terinovatif Peringkat Ke-2 Tingkat Nasional Ajang Innovation Government Award (IGA) dari Kementerian Dalam Negeri. (Adv/Setwan)