JAKARTA, (suarasber.co.id) – Badan Karantina Indonesia (Barantin) gelar perayaan Natal Tahun 2024 bersama Kementerian Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenkoinfra) serta Dewan Ekonomi Nasional (DEN) untuk pertama kalinya, pada hari Jumat, 17 Januari 2025.
Acara perayaan Natal yang diselenggarakan oleh tiga instansi dengan jumlah sekitar 250 orang bertempat di Auditorium Gedung BRIN Jakarta dilaksanakan secara luring dan daring, dengan mengusung tema “Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem” dan sub-tema “Dengan Semangat Natal Bersama, Kita Tingkatkan Sinergitas Mewujudkan Indonesia Emas 2045”.
Kepala Barantin Dr. Sahat M. Panggabean yang turut serta dalam acara perayaan natal tersebut menyampaikan dalam sambutannya bahwa Natal bersama saat ini, diselenggarakan dengan penuh sukacita membawa harapan baru, rasa damai, kasih, dan persaudaraan diantara kita umat manusia yang ada disini, serta Firman Tuhan yang disampaikan Pendeta dapat menguatkan kita dalam melaksanakan tugas-tugas pengabdian kepada bangsa dan negara khususnya SDM karantina di Indonesia dari Papua sampai Aceh.
“Jadikanlah momen Natal ini untuk menguatkan kita bekerja penuh integritas dan jujur. Sebagai garda terdepan menjaga negeri, pekerjaan kita berat, melakukan tugas dan tanggung jawab. Kita akan menyongsong Indonesia emas tahun 2045 dan kita lagi membuat fondasi yang kuat melalui semangat Natal ini,” ujar Sahat.
Pada kesempatan yang sama Kemenkoinfra, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga hadir pada perayaan Natal tersebut mengatakan dalam sambutannya supaya menjadikan Natal sebagai bentuk rasa syukur terhadap apa yang telah dikaruniakan Tuhan serta doa yang disampaikan saat ibadah Natal penting dijadikan pedoman dalam menjalankan kehidupan.
Lebih dari pada itu, menurut AHY, kesalehan vertikal kita kepada Tuhan harus senantiasa dibarengi hubungan baik dengan sesama manusia, antar umat beragama, terlebih Indonesia beragam etnis dan budaya dari Aceh hingga Papua. Bahwa di atas segalanya, junjung kerukunan dan persatuan di antara kita, seluruh putra-putri bangsa Indonesia.
Oleh karena itu, Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai kesempatan juga memberikan penguatan, pesan bahwa tidak ada artinya bangsa besar ini jika tidak diikat oleh tali kerukunan dan persatuan tadi.
“Marilah kita senantiasa sadar bahwa Indonesia harus selalu kita jaga, jangan sampai terpecah belah, dan masyarakat bisa mensyukuri yang telah dimiliki Indonesia saat ini. Hal ini demi mewujudkan cita-cita besar Indonesia Emas tahun 2045 serta berharap pada tahun itu kita semua diberikan usia panjang, diberikan kesehatan sehingga bisa benar-benar melihat tahun 2045, 100 tahun Indonesia merdeka, masyarakat Indonesia dalam keadaan jauh semakin baik,” pungkas AHY.
Sebagai rangkaian perayaan Natal dilakukan kegiatan aksi sosial dengan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan berupa 1) Kujungan dan pemberian tanda kasih ke 5 (lima) Yayasan yaitu Yayasan Kristen Panti Rehabilitasi Doulos, Cipayung, Jakarta Timur; Yayasan Muslim Panti Asuhan Shakinah, Pancoran Mas, Depok; Yayasan Rumah Kasih Peduli Bangsa, Pekanbaru, Riau; Panti Asuhan Wale Ne Oki Bethesda Tomohon, Sulawesi Utara, dan Panti Asuhan Pelita Kasih dan Panti Asuhan Caleb House, Ambon; 2) Pemberian tanda kasih kepada 76 (tujuh puluh enam) orang pramubakti di lingkungan Barantin, Kemenkoinfra serta DEN; 3) Pemberian tanda kasih kepada 15 (lima belas) orang Wredatama/ Purnabakti Badan Karantina Indonesia.
Turut hadir dalam perayaan Natal antara lain : ASN Barantin, Kemenkoinfra, DEN bersama keluarga, Purnabakti Umat Kristiani Barantin, Pimpinan Madya, Pratama Lingkup Barantin, Kemenkoinfra, DEN serta Anggota Komisi IV DPR RI. (*)


