LEBAK, (suarasiber.co.id) – Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, Endang Komarudin, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat mutu pelayanan gizi masyarakat melalui percepatan sertifikasi Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG).
Endang Komarudin menjelaskan, dari total 30 dapur MBG yang tersebar di wilayah Kabupaten Lebak, sebanyak 7 dapur telah memperoleh sertifikasi Standar Higiene Lingkungan Sanitasi (SHLS), sementara 23 dapur lainnya masih dalam proses penilaian. Dinkes menargetkan seluruh dapur rampung tersertifikasi dalam satu bulan ke depan sesuai dengan arahan Badan Gizi Nasional (BGN).
“Kami menargetkan semua dapur MBG di Lebak sudah bersertifikat SHLS dalam satu bulan ke depan. Sertifikasi ini penting untuk memastikan makanan bergizi yang disalurkan aman, higienis, dan sesuai standar kesehatan,” ujar Endang Komarudin melalui pesan WhatsApp, Rabu (8/10/2025).
Menurutnya, penerapan standar SHLS tidak hanya menyangkut aspek kebersihan lingkungan dapur, tetapi juga sebagai bentuk jaminan mutu bagi makanan yang dikonsumsi oleh peserta program MBG. Hal ini dinilai krusial agar anak-anak penerima manfaat mendapatkan asupan gizi yang layak dan aman.
Selain itu, Endang Komarudin juga mengimbau seluruh pengelola dapur MBG agar terus menjaga kebersihan, menerapkan standar sanitasi dengan disiplin, serta berkoordinasi aktif dengan petugas kesehatan di lapangan.
“Kami berharap setiap pengelola dapur memiliki kesadaran penuh terhadap pentingnya mutu dan kebersihan. Program gizi ini akan berhasil jika semua pihak memiliki komitmen yang sama,” tegasnya.
Langkah percepatan sertifikasi ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lebak untuk memperkuat sistem layanan gizi masyarakat, meningkatkan kesehatan ibu dan anak, serta mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas di masa depan.(Azhari)


