PANDEGLANG, (suarasiber.co.id) – Pemerintah Kabupaten Pandeglang mulai membangun kembali rumah warga korban kebakaran yang terjadi pada Kamis (23/7/2025) di Kampung Kuranten, Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari. Pembangunan ini menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, didampingi Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Roni, ST, Kepala Bapenda Ramadani, serta Camat Majasari Yamin Bunyamin, meninjau langsung proses pembangunan rumah tersebut pada Jumat (24/10/2025).
“Alhamdulillah, rumah Bapak dan Ibu sudah mulai dibangun kembali. Ini bukti bahwa pemerintah hadir di tengah kesulitan warganya,” ujar Bupati Dewi Setiani saat meninjau lokasi.
Bupati menyampaikan rasa prihatin atas musibah kebakaran yang menimpa warga. Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen membantu pemulihan kondisi warga terdampak agar bisa segera kembali menempati rumahnya.
“Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Pemerintah berupaya agar warga yang terkena musibah dapat segera pulih dan kembali memiliki tempat tinggal yang layak,” tuturnya.
Bupati juga berpesan kepada seluruh warga agar selalu waspada terhadap potensi bencana, terutama kebakaran yang bisa terjadi kapan saja akibat kelalaian kecil.
“Kami minta kepada warga untuk lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan. Bencana datang tanpa diduga, tetapi dengan kehati-hatian, insyaallah risiko bisa diminimalkan,” pesannya.
Sementara itu, Kepala DPKPP Kabupaten Pandeglang, Roni ST, menjelaskan bahwa terdapat tiga rumah warga di Kampung Kuranten yang terdampak kebakaran. Ketiganya kini sudah mulai dibangun kembali oleh pemerintah.
“Total ada tiga rumah di wilayah Kuranten yang terdampak, dan saat ini proses pembangunannya sudah berjalan. Kami menargetkan dalam waktu dekat rumah-rumah tersebut bisa kembali dihuni oleh pemiliknya,” katanya.
Roni menambahkan, hingga saat ini terdapat sekitar 22 unit rumah terdampak bencana di wilayah Kabupaten Pandeglang — baik akibat kebakaran maupun bencana lainnya — yang telah dan sedang dalam proses pembangunan kembali oleh pemerintah daerah.
“Program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Mudah-mudahan seluruh rumah yang terdampak bisa segera rampung dan memberikan kenyamanan bagi penghuninya,” terangnya.
Salah satu korban kebakaran, Jumenah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah yang telah membantu membangun kembali rumahnya.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah yang sudah peduli dan membantu kami. Semoga niat baik ini dibalas dengan pahala yang berlipat ganda,” ungkapnya dengan haru.(Az/Red)


