PANDEGLANG, (suarasiber.co.id) — Suasana religius dan penuh kekhidmatan menyelimuti rangkaian acara khitanan Radeva Radeasta Asidin, putra dari pasangan Asidin dan Mashiro Hayati, yang digelar di Kampung Sabrang, Desa Cadasari, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Jumat (26/12/2025) malam.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menambah kekhusyukan acara, penceramah kondang asal Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Kyai Arip, hadir memberikan tausiyah dan ceramah keagamaan di hadapan keluarga besar, para tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang memadati lokasi kegiatan.

Dalam tausiyahnya, Kyai Arip menekankan bahwa khitan bukan sekadar tradisi, melainkan bagian dari syariat Islam yang mengandung nilai spiritual, kebersihan, dan pendidikan akhlak sejak dini. Ia mengajak para orang tua untuk menjadikan momentum khitanan sebagai awal pembentukan karakter anak yang taat kepada Allah SWT.

“Khitan adalah bagian dari fitrah manusia dan syiar Islam. Dari sini, orang tua memiliki tanggung jawab besar untuk membimbing anaknya agar tumbuh menjadi pribadi yang saleh, berakhlakul karimah, serta berguna bagi agama, bangsa, dan masyarakat,” ujar Kyai Arip dalam ceramahnya.

Lebih lanjut, Kyai Arip juga menyampaikan doa khusus bagi Radeva Radeasta Asidin agar kelak menjadi anak yang sehat, cerdas, berbakti kepada kedua orang tua, serta istiqamah dalam menjalankan ajaran agama.

“Mudah-mudahan ananda Radeva kelak menjadi anak yang soleh, penyejuk hati orang tuanya, panjang umur, dan dimudahkan langkahnya dalam menuntut ilmu serta mengabdi di jalan kebaikan,” tuturnya
disambut lantunan doa bersama jamaah.

Sementara itu, pihak keluarga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Kyai Arip serta seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan mendoakan putra mereka. Kehadiran masyarakat yang antusias menjadi bukti kuatnya nilai kebersamaan dan gotong royong yang masih terjaga di lingkungan tersebut.
Acara tausiyah kemudian ditutup dengan doa bersama, menciptakan suasana haru dan penuh harapan. Kebahagiaan pun tampak jelas terpancar dari keluarga besar Asidin dan Mashiro Hayati, seiring doa-doa kebaikan yang mengalir untuk masa depan sang buah hati, Radeva Radeasta Asidin.(Azhari)