BANJARMASIN, (suarasiber.co.id) – H Sahbirin Noor atau Paman Birin terpilih secara aklamasi untuk kembali memimpin Pengurus Besar Lembaga Karate-Do Indonesia (PB Lemkari) periode 2026 – 2031, Sabtu (25/4/2026).
Terpilihnya kembali Paman Birin untuk menahkodai olahraga beladiri karate merupakan hasil Kongres Nasional 2026 yang dihadiri pengurus provinsi se Indonesia sebagai pemilik suara dalam memilih Ketua Umum PB Lemkari sesuai AD/ART organisasi.
“Alhamdulillah saya masih diberikan kepercayaan dari teman-teman se Indonesia untuk menjalankan amanah sebagai Ketua Umum PB Lemkari lima tahun mendatang,” ujar Gubernur periode 2016-2021 dan 2021-2024 ini.
Menurutnya, kepengurusan ini akan bersama bergotong royong membawa Lemkari Maju menuju Indonesia emas.
Selain itu, konsolidasi organisasi juga akan menjadi skala prioritas agar legitimasi Lemkari di PB FORKI menjadi energi untuk para karateka se Indonesia dalam berprestasi.
Seusai penyampaian visi misi Ketua Umum terpilih PB Lemkari, Paman Birin menerima penghargaan satu set Tajak Laksemana, Bengkong Songket yang diberikan Ketua Pengprov Lemkari Kepulauan Riau, Herry Chandra yang juga sebagai Panglima Hulubalang masyarakat Kepulauan Riau.
Kongres Nasional 2026 yang telah menghasilkan Ketua Umum terpilih, sebelumnya didahului penyampaian laporan pertanggungjawaban periode 2021 – 2026 dan dilanjutkan sidang pleno yang berlangsung hingga malam untuk membahas penyempurnaan AD/ART 2026 serta berbagai usulan rekomendasi yang akan disampaikan ke induk organisasi olahraga beladiri karate PB FORKI.
Penasehat PB Lemkari, Jeannie Z Monoarfa, yang juga istri dari pendiri PB Lemkari (Alm. Anton Lesiangi), menegaskan bahwa kongres Lemkari kali ini fokus pada penetapan kembali Sahbirin Noor atau Paman Birin sebagai Ketua Umum.
Menurutnya, seluruh pengurus provinsi telah bersepakat dengan keputusan ini.
“Kongres kali ini sifatnya penetapan, karena calonnya hanya satu dan seluruh Pengprov telah sepakat mencalonkan kembali Pak Sahbirin. Beliau bukan sekadar pemimpin, tapi karateka murni yang berlatih sejak sabuk putih,” ungkap Jeannie.
Jeannie menambahkan, tak perlu meragukan loyalitas Sahbirin Noor terhadap organisasi tidak. Sejak tahun 2017, Paman Birin telah menunjukkan keberpihakan penuh kepada pendiri di tengah dinamika konflik internal yang terjadi. (*)


