SERANG, (suarasiber.co.id) – Semangat membangun keluarga berkualitas terus digaungkan Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Banten. Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke-33 Tahun 2026, Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Banten menggelar webinar bertajuk “Banten TAMASYA Bersama: Kolaborasi Dunia Usaha Membangun Keluarga Berkualitas”, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung secara daring tersebut menghadirkan unsur pemerintah, dunia usaha, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan keluarga dan perlindungan anak. Webinar ini menjadi ruang berbagi gagasan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang ramah keluarga.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Banten, Yuda Ganda Putra, S.I.P., M.M., dalam laporannya menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Menurutnya, tantangan pembangunan keluarga saat ini semakin kompleks seiring meningkatnya partisipasi perempuan dalam dunia kerja dan perubahan pola kehidupan masyarakat. Karena itu, dibutuhkan dukungan nyata dari seluruh pihak, termasuk sektor dunia usaha.
“Salah satu upaya yang terus kami dorong adalah melalui Program TAMASYA atau Taman Asuh Sayang Anak. Program ini hadir agar orang tua dapat bekerja dengan tenang, sementara anak memperoleh pengasuhan yang aman, nyaman, dan berkualitas. Pengasuhan anak bukan semata tanggung jawab keluarga, melainkan memerlukan dukungan lingkungan, termasuk tempat kerja,” ujar Yuda.
Webinar dibuka melalui keynote speech
Sekretaris Daerah Provinsi Banten, H. Deden Apriandhi H., S.STP., M.Si. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa pembangunan keluarga merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas generasi masa depan.
“Keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuh kembang anak dan kesejahteraan keluarga,” ungkapnya.
Berbagai perspektif mengenai penguatan kesejahteraan keluarga pekerja turut mengemuka dalam sesi diskusi. M. Tahsinul Nur Fuad, S.Psi., M.M., Wakil Ketua Tim Kerja Bidang Evaluasi Kesejahteraan Pekerja Kementerian Ketenagakerjaan RI, menyoroti pentingnya kebijakan ketenagakerjaan yang mampu menghadirkan keseimbangan antara produktivitas kerja dan kehidupan keluarga.
Sementara itu, Direktur Balnak Kemendukbangga/BKKBN RI, dr. Fabiola Tazrina Tazir, MAPS, memaparkan arah kebijakan nasional terkait pengembangan Program TAMASYA sebagai bagian dari strategi pembangunan keluarga dan perlindungan anak. Menurutnya, pengasuhan yang berkualitas sejak usia dini merupakan investasi penting dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Dari sektor dunia usaha, Direktur HR & GA PT Krakatau Posco, Iip Arief Budiman, S.H., MBA., membagikan praktik baik perusahaan dalam mendukung kesejahteraan pekerja beserta keluarganya. Ia menekankan bahwa perusahaan memiliki peran strategis dalam menciptakan budaya kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga mendukung
keharmonisan keluarga.
Diskusi yang dimoderatori oleh Dr. Enggar Utari, S.Si., M.Si., akademisi sekaligus pemerhati keluarga, berlangsung interaktif. Para peserta turut berbagi pengalaman serta berbagai tantangan pengasuhan anak di tengah dinamika dunia kerja yang terus berkembang.
Program TAMASYA sendiri merupakan inovasi Kemendukbangga/BKKBN dalam menyediakan layanan pengasuhan anak yang berkualitas bagi keluarga pekerja. Program ini mendorong tersedianya fasilitas pengasuhan yang memenuhi standar keamanan, kesehatan, pendidikan, serta perlindungan anak, sehingga orang tua dapat bekerja secara optimal tanpa mengesampingkan tumbuh kembang buah hati.
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi semangat HARGANAS Ke-33 Tahun 2026 yang mengusung tema “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju” dengan tagline “Ayah Wajib Hadir”.
Melalui momentum tersebut, Kemendukbangga/BKKBN mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat fungsi keluarga sebagai fondasi utama pembangunan.
Selain webinar TAMASYA Bersama, rangkaian peringatan HARGANAS Ke-33 di Provinsi Banten juga diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya Challenge #AyahHadir15Menit, Aksi Banten ASRI, GATRA SENJA (Gerakan Lansia Sehat dan Sejahtera Bersama Satyagatra), serta beragam perlombaan edukatif yang melibatkan keluarga, ASN, kader, dan mitra kerja.
Melalui kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Banten optimistis mampu mewujudkan keluarga yang berkualitas, harmonis, dan berdaya sebagai fondasi menuju Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045.
Humas Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Banten
Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke-33 Tahun 2026 Tema: “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju” Tagline: “Ayah Wajib Hadir” Pesan Utama TAMASYA: “Orang Tua Tenang Bekerja, Anak Ceria Bersama TAMASYA”(Humas/Az)


