LEBAK, (suarasiber.co.id) – Investor sekaligus Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tungku,Kecamatan Cibadak, H. Dadan, memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh relawan dalam kegiatan briefing rutin sebelum memulai aktivitas pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (10/7/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Briefing yang berlangsung di lingkungan dapur SPPG Tungku tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat, kedisiplinan, serta komitmen seluruh relawan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Seluruh relawan tampak mengikuti pengarahan dengan penuh perhatian sebagai bekal menjalankan tugas setelah kembali beraktivitas usai libur panjang sekolah.

Dalam arahannya, Investor/Mitra SPPG Tungku, H. Dadan, menegaskan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya diukur dari jumlah makanan yang didistribusikan, tetapi juga dari kualitas pelayanan, kebersihan, keamanan pangan, dan kekompakan seluruh tim.

Menurutnya, setiap relawan memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program strategis pemerintah tersebut.

“Kita tidak hanya sedang memasak dan membagikan makanan. Kita sedang menjaga amanah negara, menjaga kesehatan generasi penerus, dan membangun kepercayaan masyarakat. Karena itu, setiap pekerjaan sekecil apa pun harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan keikhlasan,” ujar H. Dadan

Ia mengingatkan bahwa profesionalisme harus menjadi budaya kerja seluruh relawan. Mulai dari menjaga kebersihan dapur, ketepatan waktu, penggunaan alat pelindung diri, hingga memastikan setiap menu memenuhi standar mutu dan keamanan pangan.

“Saya ingin seluruh relawan memahami bahwa kualitas tidak pernah lahir dari kebetulan. Kualitas lahir dari kebiasaan bekerja dengan disiplin, saling menghargai, saling membantu, dan terus melakukan perbaikan setiap hari. Jika budaya ini kita jaga, maka kepercayaan masyarakat akan tumbuh dengan sendirinya,” katanya.

Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh relawan untuk menanamkan rasa bangga terhadap pekerjaan yang dijalankan. Menurutnya, menjadi bagian dari Program MBG merupakan kesempatan untuk memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Kita mungkin bekerja di balik dapur, tetapi hasil kerja kita akan dirasakan oleh ribuan anak. Dari makanan bergizi yang kita siapkan, akan lahir generasi yang sehat, cerdas, dan mampu membawa Indonesia menjadi bangsa yang lebih maju. Karena itu, bekerjalah dengan hati, bukan sekadar menggugurkan kewajiban,” tuturnya.

Selain memberikan motivasi, briefing juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi pelaksanaan kerja sebelumnya, mengingatkan kembali pentingnya standar operasional prosedur (SOP), serta memperkuat koordinasi antarrelawan agar proses produksi hingga distribusi makanan berjalan aman, tertib, dan tepat waktu.

H. Dadan berharap seluruh relawan terus menjaga kekompakan dan semangat pengabdian sehingga SPPG Tungku dapat menjadi contoh dalam memberikan pelayanan yang profesional, higienis, dan berkualitas.

“Kesuksesan sebuah organisasi bukan ditentukan oleh satu orang, melainkan oleh tim yang memiliki visi yang sama. Mari kita jadikan SPPG Tungku sebagai tempat lahirnya budaya kerja yang jujur, disiplin, profesional, dan penuh kepedulian terhadap sesama. Saya percaya, jika kita bekerja dengan integritas, hasil terbaik akan mengikuti,” pungkasnya.

Melalui briefing rutin tersebut, SPPG Tungku menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan Program Makan Bergizi Gratis dengan mengedepankan profesionalisme, kebersihan, keamanan pangan, serta semangat gotong royong demi mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berkualitas.(Azhari)