CILEGON, (suarasiber.co.id) – Pemerintah Kota Cilegon secara resmi melepas kafilah Kota Cilegon yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIII Tingkat Provinsi Banten. Pelepasan dilakukan langsung oleh Wali Kota Cilegon Robinsar di Masjid Nurul Iman Pemerintah Kota Cilegon, Sabtu, 4 Juni 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam kesempatan tersebut, Robinsar menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada seluruh peserta kafilah yang akan mewakili Kota Cilegon di ajang MTQ tingkat Provinsi Banten. Menurutnya, para peserta yang terpilih merupakan putra-putri terbaik yang telah melalui proses pembinaan dan seleksi yang panjang. “Pertama saya ucapkan selamat kepada seluruh kafilah Kota Cilegon. Adik-adik semua adalah orang-orang pilihan, yang terbaik dari yang terbaik. Karena itu, jangan pernah meragukan kemampuan diri sendiri. Kami, Pemerintah Kota Cilegon, yakin dan percaya bahwa kalian akan memberikan kemampuan terbaik untuk mengharumkan nama Kota Cilegon,” ujar Robinsar.

Robinsar menegaskan bahwa keberhasilan dalam ajang MTQ tidak hanya ditentukan oleh kemampuan, tetapi juga oleh kesiapan mental, fokus, dan ikhtiar maksimal yang telah dilakukan selama proses pembinaan. “Tugas kita adalah berikhtiar semaksimal mungkin. Saya yakin adik-adik sudah menjalani latihan dan pembinaan dalam waktu yang panjang. Saat perlombaan nanti, tugasnya tinggal fokus, persiapkan diri dengan sebaik-baiknya, kurangi hal-hal yang tidak bermanfaat, dan serahkan hasilnya kepada Allah SWT. Kami semua percaya, kalian akan memberikan yang terbaik untuk Kota Cilegon,” katanya.

Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Cilegon dalam mendukung prestasi di bidang keagamaan, Robinsar juga mengumumkan peningkatan bonus bagi para juara MTQ. Jika sebelumnya penghargaan yang diberikan sebesar Rp30 juta untuk juara pertama, Rp20 juta untuk juara kedua, dan Rp10 juta untuk juara ketiga, maka pada pelaksanaan MTQ tahun ini bonus tersebut resmi ditingkatkan. “Tahun ini kita naikkan bonusnya. Untuk juara pertama menjadi Rp50 juta, juara kedua Rp30 juta, dan juara ketiga Rp20 juta. Ini bentuk apresiasi dan motivasi dari Pemerintah Kota Cilegon agar kafilah kita semakin bersemangat dan mampu meraih prestasi terbaik di tingkat Provinsi Banten,” tegasnya yang disambut antusias para peserta dan pendamping.

Robinsar juga berharap seluruh kafilah Kota Cilegon mampu meningkatkan capaian prestasi dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menekankan bahwa target utama bukan sekadar partisipasi, tetapi meraih prestasi terbaik serta membawa nama baik Kota Cilegon di tingkat provinsi hingga nasional. “Kita ingin MTQ Kota Cilegon terus berbicara banyak di tingkat provinsi bahkan nasional. Jadikan kesempatan ini sebagai motivasi untuk berprestasi, membanggakan orang tua, mengharumkan nama Kota Cilegon, dan membawa nama baik Provinsi Banten,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Kafilah Kota Cilegon yang juga menjabat Asisten Daerah I Sekretariat Daerah Kota Cilegon, Mahmudin, mengajak seluruh masyarakat Kota Cilegon untuk memberikan doa dan dukungan kepada seluruh peserta yang akan berlaga pada MTQ XXIII Tingkat Provinsi Banten. “Kami memohon doa restu dari seluruh masyarakat Kota Cilegon agar kontingen Kota Cilegon dapat meraih kesuksesan, baik sukses penyelenggaraan maupun sukses prestasi. Kami juga berharap seluruh peserta senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan, dan kelancaran selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan,” ujar Mahmudin.

Mahmudin mengakui bahwa persaingan pada MTQ tingkat Provinsi Banten tahun ini dipastikan berlangsung sangat kompetitif. Namun demikian, hal tersebut harus dijadikan sebagai motivasi dan tantangan bagi para kafilah Kota Cilegon untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. “Persaingan di tingkat Provinsi Banten memang sangat ketat. Kabupaten dan kota di Provinsi Banten memiliki kekuatan yang merata, termasuk wilayah Tangerang Raya yang memiliki potensi dan pembinaan yang sangat baik. Namun, kami tidak memandang itu sebagai lawan yang berat, melainkan sebuah tantangan yang harus dijawab dengan semangat dan kerja keras,” katanya.

Ia pun berpesan kepada seluruh kafilah Kota Cilegon untuk tetap optimistis, percaya diri, dan tidak merasa inferior terhadap daerah lain. “Saya berharap seluruh peserta Kota Cilegon jangan pernah pesimis. Tunjukkan bahwa kita mampu bersaing dan memberikan yang terbaik. Di atas langit masih ada langit, tetapi kita harus yakin bahwa kafilah Kota Cilegon memiliki kemampuan dan potensi untuk meraih prestasi terbaik,” pungkas Mahmudin.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Harian LPTQ Kota Cilegon, Hayani, memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar menjaga semangat, fokus, serta menjadikan ajang MTQ sebagai momentum untuk menunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki. “Kami meminta seluruh kafilah untuk tampil maksimal dan menjaga nama baik Kota Cilegon. Pemerintah Kota Cilegon telah menunjukkan komitmen dan perhatian yang besar terhadap para peserta, salah satunya melalui peningkatan bonus prestasi oleh Bapak Wali Kota. Semoga hal tersebut menjadi motivasi tambahan bagi seluruh kafilah untuk meraih prestasi terbaik dan membawa pulang gelar juara bagi Kota Cilegon,” ujar Hayani.

Pelepasan kafilah MTQ XXIII Tingkat Provinsi Banten turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, jajaran Pemerintah Kota Cilegon, Kantor Kementerian Agama Kota Cilegon, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Cilegon, para pembina, official, orang tua peserta, serta seluruh anggota kafilah Kota Cilegon yang akan bertanding mewakili daerahnya. (*)