CIANJUR, (suarasiber.co.id) — Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Banten melaksanakan bimbingan teknis (Bimtek) sensus Barang Milik Negara (BMN), penyusunan tiket, serta tindak lanjut hasil sensus di Cianjur, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sejumlah pengelola BMN dari berbagai satuan kerja, di antaranya Ketua Tim pada Fungsi Keuangan dan BMN, Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, Kepala Tata Usaha Madrasah, serta operator BMN.
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Banten, Mokhamad Apipi, dalam arahannya menekankan pentingnya memastikan pengelolaan BMN berjalan tertib, akuntabel, dan sesuai ketentuan, termasuk ketika terjadi perubahan status pegawai di lingkungan satuan kerja.
Menurut Apipi, perubahan status pegawai harus diikuti dengan pembaruan administrasi dan penatausahaan BMN agar tidak menimbulkan persoalan dalam pencatatan maupun penguasaan aset negara.
“BMN bukan sekadar barang yang tercatat dalam aplikasi, tetapi merupakan aset negara yang harus dipertanggungjawabkan. Karena itu, setiap perubahan yang berkaitan dengan pegawai maupun penggunaan barang harus diikuti dengan pembaruan data dan administrasi secara tertib,” ujar Apipi.
Ia menambahkan, ketelitian dalam pengelolaan BMN merupakan bagian dari tata kelola pemerintahan yang profesional. Setiap pengelola BMN dituntut tidak hanya memahami aspek administratif, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap akurasi data dan keberadaan aset di masing-masing satuan kerja.
“Pengelolaan BMN membutuhkan integritas, ketelitian, dan cara berpikir yang sistematis. Data yang tertib akan menjadi fondasi penting bagi terciptanya pengelolaan aset negara yang transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Apipi juga mendorong seluruh peserta Bimtek agar hasil sensus tidak berhenti pada proses pendataan, tetapi dilanjutkan dengan penyelesaian temuan dan tindak lanjut secara konsisten.
Dengan demikian, pelaksanaan sensus BMN diharapkan mampu menghasilkan data aset yang semakin akurat sekaligus memperkuat tertib administrasi dan akuntabilitas pengelolaan BMN di lingkungan Kanwil Kemenag Banten.(Azhari)

