LEBAK, (suarasiber.co.id) — Kapolsek Cibadak Polres Lebak, Iptu Agus Supriyadi, didampingi Aipda Tedy Gunardi, S.Ap., Ps Kanit Lantas Polsek Cibadak, bersilaturahmi dengan masyarakat, Linmas, ketua RW serta tokoh masyarakat Desa Asem, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, Jumat (11/9/2026).
Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memperkuat komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat di tingkat lingkungan.
Kapolsek Cibadak Polres Lebak, Iptu Agus Supriyadi mengatakan, keamanan dan ketertiban tidak cukup hanya mengandalkan keberadaan aparat. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Kamtibmas bukan sekadar angka statistik tentang ada atau tidaknya gangguan keamanan. Lebih dari itu, kamtibmas adalah tentang bagaimana masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan rasa aman, nyaman dan saling percaya. Karena itu, polisi tidak boleh berjarak dengan masyarakat,” ujar Kapolsek
Ia menegaskan, silaturahmi merupakan salah satu cara kepolisian membangun kedekatan sekaligus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat.
Menurutnya, ketua RW, Linmas dan tokoh masyarakat memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan dinamika warga di lingkungannya.
“Ketua RW, Linmas dan tokoh masyarakat adalah bagian penting dalam sistem keamanan lingkungan. Mereka lebih dahulu mengetahui dinamika yang terjadi di tengah warga. Dengan komunikasi yang terbuka, potensi persoalan dapat dideteksi sejak dini sebelum berkembang menjadi gangguan kamtibmas,” katanya.
Kapolsek juga mengajak masyarakat agar tidak mudah terprovokasi informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar melalui media sosial.
Ia meminta setiap persoalan diselesaikan dengan mengedepankan komunikasi, musyawarah dan aturan hukum yang berlaku.
“Kita boleh berbeda pandangan, tetapi jangan sampai perbedaan menjadi sumber perpecahan. Kedewasaan masyarakat terlihat dari cara kita menyelesaikan masalah. Jangan terburu-buru bereaksi terhadap informasi yang belum tentu benar. Pastikan dulu faktanya, komunikasikan dengan baik, dan serahkan penanganannya kepada pihak yang berwenang apabila menyangkut persoalan hukum,” tutur Agus.
Sementara itu, Ketua RW 02 Desa Asem, Ade, menyambut baik kegiatan silaturahmi yang dilakukan Kapolsek Cibadak bersama jajarannya.
Menurut Ade, kehadiran polisi di tengah masyarakat memberikan ruang bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan lingkungan sekaligus memperkuat koordinasi dalam menjaga keamanan.
“Kami menyambut baik silaturahmi ini. Bagi masyarakat, kehadiran langsung Kapolsek di lingkungan warga tentu menjadi hal positif. Kami bisa berkomunikasi secara langsung, menyampaikan kondisi lingkungan dan bersama-sama mencari langkah yang baik apabila ada persoalan,” ujar Ade.
Ade berharap komunikasi antara masyarakat dengan kepolisian dapat terus terjalin, sehingga berbagai potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi secara bersama-sama.
“Kami dari lingkungan RW juga akan terus mengajak warga menjaga kerukunan dan keamanan. Kalau komunikasi antara masyarakat, pemerintah desa dan kepolisian berjalan baik, insyaallah suasana di lingkungan akan tetap aman dan kondusif,” katanya.
Kapolsek Cibadak kembali menegaskan bahwa menjaga keamanan merupakan pekerjaan bersama yang membutuhkan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
“Keamanan yang sejati tidak lahir karena masyarakat takut terhadap hukum, tetapi karena masyarakat sadar bahwa ketertiban adalah kebutuhan bersama. Polisi akan terus hadir, mendengar dan bekerja bersama masyarakat. Sebab ketika kepercayaan tumbuh, kepedulian menguat, dan komunikasi terjaga, maka kamtibmas bukan lagi sekadar tugas aparat, melainkan menjadi budaya bersama,” pungkasnya(Azhari)


