LEBAK, (suarasiber.co.id) – Kabupaten Lebak terpilih untuk ditargetkan menjadi kota cerdas oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Menyambut hal tersebut, untuk keempat kalinya diselenggarakan Bimbingan Teknis Penyusunan Master Plan Kota Cerdas (Smart City) Quick Win Program Unggulan Buku I sampai IV sekaligus menjadi bimtek terakhir.
Bupati Lebak Dr. Hj. Iti Octavia Jayabaya, S.E.,M.M mengatakan, sebelumnya pada Senin 2 Oktober 2023 dilakukan Penandatanganan Komitmen Bersama Implementasi Smart City di Kabupaten Lebak oleh Bupati Lebak dan diikuti Forkopimda dan Kepala Perangkat Daerah.
“Pada pelaksanaan Bimtek hari kedua pada 3 Oktober 2023, Pemkab Lebak memantapkan kembali Quick Win program unggulan di Kabupaten Lebak,” kata Iti.
Untuk setiap Dimensi Smart City, di dalam penyusunan buku Master Plan Smart City yang disesuaikan dengan 6 (enam) dimensi Smart City yaitu, Smart Governance (PRIMA DESA), Smart Branding (Lebak Unique), Smart Economy (Pasar Tani), Smart Society (JUMAT SERIUS), Smart Living (ETANOL) dan Smart Environment (REDMA)
“Berharap dengan diimplementasikannya Smart City di Kabupaten Lebak, dapat mempermudah dan mempercepat layanan kepada masyarakat,” tutupnya. (*/Red)


