CILEGON, (suarasiber.co.id) – Sesuai dengan Peraturan Kepala Badan Karantina Indonesia Nomor 02 Tahun 2023 tentang SOTK UPT Badan Karantina Indonesia, Balai Karantina Pertanian Cilegon dilebur menjadi satu dengan Balai Besar Karantina Soekarno Hatta menjadi Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Banten, Untuk itu Ir. Turhadi Noerachman, M.Si dan Hasbullah, SE yang telah dilantik menjadi Kepala dan Kasubag Umum BKHIT Banten melaksanakan kunjungan sekaligus silahturahmi ke Satuan Pelayanan Penyebrangan Merak, Jumat (05/01).
Berlangsung di di ruang rapat Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (BKHIT) Wilayah Kerja Pelabuhan Penyeberangan Merak, Acara ini di hadiri oleh seluruh pegawai baik ASN Karantina Hewan, Ikan,Tumbuhan serta PPNPN disambut dengan antusias.
Turhadi dalam sambutanya mengatakan bahwa penggabungan karantina ini membuat karantina menjadi lebih KUAT dalam segala segi sesuai dengan mandat UU Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, PP Nomor 29 Tahun 2023 dan Perpres 45 Tahun 2023.
“Saya minta suport teman – teman yang ada di Satpel Pelabuhan Penyeberangan Merak untuk selalu menjaga integritas agar Karantina Indonesia sebagai Lembaga baru menjadi lebih baik lagi,” jelasnya. Tak lupa beliau menyampaikan pesan dari Kepala Badan Karantina Indonesia Dr Sahat Manaor Panggabean terkait dengan tiga prioritas yang akan dikembangkan karantina kedepannya yaitu digitalisasi pelayanan, pengembangan SDM dan penguatan laboratorium.
Pada kesempatan itu pula dilakukan serah terima jabatan dari drh. Arum Kusnila Dewi M,Si beralih ke Ir. Turhadi Noerachman, M.Si dan Matheus Bayu, SE beralih ke Hasbullah,SE. (*)


