JAKARTA, (suarasiber.co.id) – “Habis gelap terbitlah terang!“
Sebuah semboyan yang dicetuskan pahlawan wanita asal Rembang, Jawa Tengah, Raden Ajeng Kartini. Terbukti, nilai-nilai dan semangat yang Ia perjuangkan di masa lampau terus dilanjutkan oleh para Kartini masa kini, agar setiap perempuan Indonesia bisa memiliki hak yang sama dalam mewujudkan mimpi.
Peringatan Hari Kartini ke-145 di kota kelahiran Kartini menjadi pengingat dan semangat para perempuan Indonesia agar terus menyala dan semakin berdaya!
Seperti halnya yang dikatakan oleh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, dalam acara Puncak Peringatan Hari Kartini ke-145 di Rembang (21/4), “Perempuan itu punya potensi di setiap bidang, ini sangat terlihat dari hubungan erat antara UMKM dan Perempuan yang telah turut membantu kebangkitan perekonomian nasional. Maka, agar UMKM nasional semakin maju dan berkembang, pemberdayaan perempuan merupakan kata kunci!”
Untuk mendukung upaya ini, Bank Indonesia turut berkontribusi lewat sejumlah kebijakan, antara lain melalui Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) yang telah diluncurkan pada tahun 2023 untuk mendorong penyaluran kredit ke sektor prioritas termasuk UMKM.
Sedangkan untuk mendorong inklusivitas terkait sistem pembayaran, inovasi QRIS hadir untuk mempermudah transaksi UMKM yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal.
Tak hanya itu, kolaborasi yang dilakukan Bank Indonesia dengan Pemerintah serta lembaga dan institusi pendukung juga dilakukan lewat beberapa program seperti, program pemberdayaan wanita, antara lain pembinaan dan pendampingan UMKM kelompok subsisten.
Luar biasa, ya?
Selamat Hari Kartini #SobatRupiah! Terus semangat dan jangan pernah letih untuk #BeriMakna dengan mencerdaskan kehidupan bangsa, dan memperkuat pemberdayaan perempuan Indonesia, seperti semangat yang telah diawali oleh perjuangan Ibu Kartini.
#disetiapMaknaIndonesia


