SERANG, (suarasiber.co.id) – Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim mendampingi tokoh Partai Golkar yang juga menjabat sebagai Ketua umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI) M Jusuf Kalla, saat melantik pengurus Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Provinsi Banten periode 2025-2030 di Pendopo Gubernur KP3B Curug, Kota Serang, Rabu (4/6/2025). Dalam kesempatan itu Fahmi Hakim terlihat menggunakan stelan baju bertuliskan Ketua DPRD Banten.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Usia pelantikan Fahmi Hakim mengapresiasi atas pelantikan pengurus PW DMI Provinsi Banten periode 2025-2030. Ini merupakan momentum bagi pengurus DMI Banten untuk bekerja untuk umat.
“Saya menghadiri pelantikan DMI Banten dan sebagai ketua DPRD sangat menedukung dan mensuport bahwa apa yang dikatakan tugas DMI itu adalah bagaimana memakmurkan dan dimakmurkan masjid,” katanya.
Pelantikan ini, kata Fahmi merupakan hal yang sangat luar biasa dengan kehadiran langsung ketua umum DMI Pusat pak Jusuf Kalla.
“Ini salah satu hal yang sangat luar biasa. Apalagi pak JK hadir langsung untuk melantik,” ucapnya.

Tentunya sebagai ketua DPRD, kata dia dirinya sangat mendukung ke depan atas program kerja yang disusun oleh oengutus DMI Banten. Perlu kolaborasi dalam mewujudkan program-program tersebut..
“Tentu akan kolaborasikan secara program-program untuk dilakukan DPRD dengan DMI Banten,” katanya.

Ketua Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI) M Yusuf Kalla berpesan agar pengurus DMI Provinsi Banten dapat memajukan organisasi di daerah. Karena tugas DMI diantaranya adalah memajukan masjid mengkoronasikan program masjid dan juga meningkatkan pelatihan pengurus masjid.
“Maka dalam program itu banyak hal yang didapat. Ini terbukti jumlah pengurusnya banyak, maka banyak hal yang harus dilakukan ke depan. Sehingga kemajuan dakwah selalu terwujud di Banten,” ucap Yusuf Kalla.

Ketua PW DMI Provinsi Banten Bunyamin Hafidz mengakui pihaknya berkomitmen menjalankan 11 program prioritas dari DMI pusat. Dari 11 program ini pada prinsipnya akan dijalankan sesuai arahan pak Ketum.
“Tapi dalam waktu dekat ini, DMI Banten fokus pada sertifikasi tanah wakaf masjid. Karena tercatat ada aekitar 9600 masjid di Banten,” kata Bunyamin.

Dari jumlah itu, Bunyamin menyebut masjid yang sudah tercatat dengan baik tidak lebih dari 10-20 persen. Sehingga berdasarkan data itu, maka DMI Banten fokus melakukan upaya sertifikasi tanah masjid.
“Untuk mengurus itu, maka perlu kolaborasi berbagai pihak. Makanya DMI menggandeng Kemenag dan Kanwil BPN untuk sertifikasi tanah masjid,” ucapnya. (*)