CILEGON, (suarasiber.co.id) – Uji Kompetensi Wartawan (UKW) 2025 resmi dibuka oleh Wali Kota Cilegon, Robinsar, dengan pesan yang tidak bertele-tele: jurnalis harus naik kelas, bukan naik drama. Jum’at 5/12/2025.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Acara yang digelar bersama PWI dan Dinas Kominfo itu dihadiri para asesor, stakeholder industri, serta berbagai lembaga. Suasananya serius, tapi pesan wali kota kali ini benar-benar “ngena”.

Dalam sambutannya, Robinsar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, namun langsung memberi pengingat penting yang dibawakan dengan gaya lugas, “Jurnalis itu tugasnya bukan bikin panas, tapi bikin jelas. Bukan cuma cepat upload, tapi pastikan informasinya tepat.” Tegas Robinsar

Anggaran Ketat? Integritas Harus Tetap Lebar. Robinsar juga buka-bukaan soal kondisi anggaran daerah yang tengah ditekan penurunan TKD hingga Rp235 miliar. Namun, poin utamanya tegas: kualitas informasi tidak boleh ikut-ikutan turun. “Anggaran boleh seret, tapi integritas jangan seret. Pemerintah tetap support kegiatan jurnalistik, karena informasi yang sehat itu kebutuhan publik.” Jelas Robinsar

Pesan Robinsar: Jangan Korbankan Fakta Demi Viral

Wali kota menyampaikan harapannya agar UKW 2025 menjadi filter penting bagi jurnalis yang betul-betul profesional, bukan sekadar pemburu sensasi. “Kami ingin jurnalis Cilegon benar-benar profesional. Berita itu disajikan sesuai etika, bukan sesuai mood atau algoritma.”

Pesannya tenang, tapi taringnya kelihatan: jurnalisme yang benar lebih penting daripada jurnalisme yang ramai. (*)