SERANG, (suarasiber.co.id) – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Banten melaksanakan sosialisasi Perjanjian Kinerja Tahun 2026 sebagai langkah strategis untuk menyamakan arah kebijakan, target capaian, serta penguatan komitmen seluruh jajaran dalam menjalankan program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan ini menjadi momentum penting di tengah tantangan keterbatasan anggaran, sementara target kinerja yang harus dicapai semakin meningkat.

Melalui sosialisasi ini, seluruh unit kerja didorong untuk tetap mengoptimalkan pelaksanaan program melalui inovasi, kolaborasi lintas sektor, serta pengelolaan sumber daya yang efektif dan efisien.

Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Banten, Rusman Efendi, menegaskan bahwa perjanjian kinerja bukan sekadar dokumen administratif, melainkan komitmen bersama untuk memastikan program tetap berjalan maksimal dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kondisi anggaran yang terbatas tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas kinerja. Justru ini menjadi tantangan untuk menghadirkan inovasi, memperkuat kolaborasi, serta mengelola sumber daya secara lebih efektif dan efisien,” ujar Rusman Efendi.

Ia menambahkan, penyamaan persepsi dan pemahaman terhadap target kinerja tahun 2026 sangat penting agar seluruh jajaran memiliki langkah yang seirama dalam mendukung agenda pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting di Provinsi Banten.

“Perjanjian kinerja ini menjadi panduan bersama agar setiap program yang dijalankan benar-benar terukur, tepat sasaran, dan selaras dengan prioritas nasional,” lanjutnya.

Melalui sosialisasi ini, Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Banten juga mendorong penguatan kerja sama dengan pemerintah daerah, mitra kerja, serta pemangku kepentingan lainnya, guna memastikan seluruh program tetap berjalan optimal dan berkelanjutan.

Dengan semangat kolaboratif dan inovatif, Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Banten optimistis target kinerja tahun 2026 dapat dicapai secara maksimal, meski dihadapkan pada berbagai tantangan dan keterbatasan.(Azhari)