SERANG, (suarasiber.co.id) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Serang, H. Uesul Qurni, SH., MH., menghadiri kegiatan Ramadhan Bahagia yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Serang melalui Bupati dan Wakil Bupati Serang. Kegiatan berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma’mun dan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, serta masyarakat setempat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Agenda Ramadhan Bahagia tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga diisi dengan santunan kepada anak yatim serta penyaluran bantuan sosial bagi guru madrasah, marbot masjid, guru mengaji, dan fakir miskin sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kesempatan tersebut, H, Uesul Qurni, SH,.MH menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dan komitmen Pemerintah Kabupaten Serang dalam menghadirkan program yang sarat nilai kemanusiaan dan spiritualitas.

“Ramadhan bukan hanya momentum peningkatan ibadah secara personal, tetapi juga penguatan dimensi sosial keagamaan. Inisiatif seperti ini mencerminkan kehadiran negara di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan penguatan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan elemen masyarakat menjadi kunci dalam membangun ekosistem sosial yang inklusif dan berkeadilan.

“Kepedulian terhadap anak yatim, guru madrasah, marbot, guru mengaji, serta fakir miskin adalah wujud nyata dari nilai rahmatan lil ‘alamin. Ini bukan sekadar bantuan materiil, melainkan pesan moral bahwa kebersamaan dan empati harus terus dirawat sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Menurutnya, kegiatan seperti Ramadhan Bahagia diharapkan mampu memperkuat solidaritas sosial sekaligus membangun optimisme kolektif di tengah masyarakat.

Acara berlangsung penuh kehangatan dan kekhusyukan, ditutup dengan doa bersama agar keberkahan Ramadhan senantiasa melimpahi Kabupaten Serang. Dalam suasana yang sarat harap dan kebersamaan, Ramadhan Bahagia menjadi penanda bahwa harmoni, kepedulian, dan kolaborasi adalah cahaya yang terus menyinari langkah pembangunan daerah.(Azhari)