CILEGON, (suarasiber.co.id) – Wali Kota Cilegon Robinsar menghadiri acara penutupan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0623 Cilegon yang digelar di Pelabuhan Indah Kiat, Kamis, 21 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Robinsar menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0623 Cilegon, atas dedikasi dan pengabdian dalam melaksanakan program TMMD bersama masyarakat. “Atas nama Pemerintah Kota Cilegon dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0623 Cilegon, yang telah melaksanakan program TMMD dengan penuh dedikasi, semangat pengabdian, dan kebersamaan bersama masyarakat,” ujarnya.
Robinsar menuturkan, program TMMD bukan sekadar pembangunan fisik semata, melainkan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, melalui program tersebut terlihat jelas semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta kolaborasi lintas sektor yang diwujudkan secara konkret di tengah masyarakat. “Melalui TMMD, kita melihat bagaimana semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kolaborasi lintas sektor diwujudkan secara konkret di tengah masyarakat,” katanya.
Robinsar menjelaskan, pelaksanaan TMMD Ke-128 Tahun 2026 di Kota Cilegon telah memberikan kontribusi besar dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, khususnya dalam peningkatan infrastruktur dasar, penataan lingkungan, peningkatan kualitas permukiman, serta penguatan kehidupan sosial masyarakat. “Kami melihat secara langsung bagaimana keterlibatan masyarakat bersama personel TNI mampu menghadirkan energi positif dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan pembangunan dengan cepat, efektif, dan penuh kebersamaan. Ini membuktikan bahwa ketika pemerintah, TNI, dunia usaha, dan masyarakat bergerak bersama, maka berbagai tantangan pembangunan dapat kita hadapi dengan lebih kuat,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, Robinsar juga memberikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD, mulai dari unsur pemerintah daerah, Polri, dunia industri, BUMN, relawan, tenaga kesehatan, hingga masyarakat yang ikut bergotong royong selama kegiatan berlangsung. “Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan bahwa semangat membangun Kota Cilegon adalah tanggung jawab bersama,” ungkapnya.
Robinsar berharap hasil pembangunan yang telah dilaksanakan melalui TMMD dapat dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan dengan baik demi kepentingan bersama serta peningkatan kualitas hidup masyarakat. “Pemerintah Kota Cilegon juga berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi bersama TNI dalam mendukung pembangunan daerah, menjaga stabilitas sosial, memperkuat ketahanan masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan serta kemajuan Kota Cilegon,” imbuhnya.
Sementara itu, Dandim 0623 Cilegon Letkol Inf. Imam Buchori menjelaskan berbagai sasaran fisik yang telah dilaksanakan dalam program TMMD Ke-128 Tahun 2026. “Di antaranya pembangunan jalan sepanjang 2.800 meter di Lingkungan Sumur Pring, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak. Kemudian pengerasan jalan sepanjang 1.800 meter, saluran air 800 meter, serta pipanisasi sepanjang 1.000 meter,” ujarnya.
Lebih lanjut, Imam Buchori mengatakan sasaran fisik tambahan juga telah direalisasikan dalam kegiatan tersebut. “Rumah Tidak Layak Huni 10 titik, sumur bor 10 titik, jambanisasi 5 unit dan rehab mushola 1 unit,” tuturnya.
Untuk kegiatan non fisik, pihaknya bekerja sama dengan berbagai instansi dalam memberikan sejumlah penyuluhan dan pelayanan kepada masyarakat. “Untuk sasaran non fisik, penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan KB kesehatan, penyuluhan kamtibmas, penyuluhan posyandu, penyuluhan bahaya narkoba, penyuluhan keagamaan,” ucapnya.
“Kemudian juga penyuluhan pendidikan, sosialisasi ketahanan pangan, stunting 200 paket, pembuatan akte, operasi katarak, pembagian sembako, serta penanaman jagung ketahanan pangan seluas satu hektar,” sambungnya lagi. (*)


