LEBAK, (suarasiber.co.id) – Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Lebak menjalin kolaborasi strategis dengan Persatuan Guru Republik Indonesia melalui program edukasi dan sosialisasi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 serta Kode Etik Jurnalistik bagi kepala sekolah di Kabupaten Lebak. Kolaborasi tersebut dibahas dalam audiensi dan diskusi yang berlangsung di Sekretariat PGRI Kabupaten Lebak, Selasa (26/5/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman kepala sekolah terhadap regulasi pers, etika jurnalistik, serta pola komunikasi yang baik antara dunia pendidikan dan media massa.
Ketua PWI Kabupaten Lebak,

RA Sudrajat, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen insan pers dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, termasuk kalangan tenaga pendidik dan kepala sekolah.

Menurutnya, pemahaman mengenai Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik menjadi penting di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan media digital saat ini.

“Kolaborasi ini
diharapkan menjadi ruang pembelajaran bersama antara insan pers dan kepala sekolah, khususnya dalam memahami fungsi pers, regulasi media, serta penerapan Kode Etik Jurnalistik dalam praktik pemberitaan,” ujar RA Sudrajat usai audiensi.

Sementara itu, Wakil Ketua I PGRI Kabupaten Lebak, Usep Saepul Anwar, menyambut positif sinergi yang dibangun bersama PWI Lebak. Ia menilai program edukasi tersebut sangat relevan untuk menambah wawasan kepala sekolah terkait dunia jurnalistik dan tata kelola informasi publik.

“Pemahaman mengenai Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik penting dimiliki kepala sekolah agar mampu memahami mekanisme kerja pers, menyikapi pemberitaan secara bijak, serta membangun komunikasi yang sehat dengan media,” katanya.

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat mempererat hubungan kemitraan antara organisasi profesi guru dan insan pers dalam mendukung kemajuan pendidikan serta menciptakan iklim informasi yang edukatif dan konstruktif di Kabupaten Lebak.
Program kolaborasi PWI dan PGRI Lebak itu rencananya akan dikemas dalam bentuk sosialisasi, pelatihan, hingga diskusi interaktif yang melibatkan kepala sekolah, pengurus organisasi, serta insan media di wilayah Kabupaten Lebak.(Azhari)