Serang, (suarasiber.co.id) – (5/5/2026)
JSIT Indonesia Wilayah Banten menggelar kegiatan silaturahmi dan penguatan kepala sekolah dengan tema “Menguatkan Peran Kepala Sekolah sebagai Penggerak Perubahan Pendidikan” yang berlangsung di Aula Setda TB Suwandi, Pemerintah Kabupaten Serang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan ini diikuti oleh 110 peserta dari 97 sekolah yang tergabung dalam JSIT Indonesia Wilayah Banten. Forum tersebut menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan peran kepala sekolah dalam upaya peningkatan mutu pendidikan Islam terpadu di Banten.

Ketua JSIT Indonesia Wilayah Banten, Kuserin, S.H.I., menegaskan pentingnya semangat kebersamaan dalam membangun kemajuan pendidikan. Ia menyampaikan bahwa seluruh sekolah harus bergerak bersama tanpa ada yang tertinggal.

“Tidak ada sekolah yang tertinggal, semua harus maju bersama. Kita adalah satu tim JSIT Banten yang memiliki amanah moral untuk berbagi praktik baik demi menyiapkan generasi menuju Generasi Emas 2045,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Serang, Najib Hamas, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi JSIT Banten dalam meningkatkan angka partisipasi pendidikan di Provinsi Banten, sekaligus mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional.

Ia juga menyoroti adanya tantangan ketimpangan layanan pendidikan yang masih perlu diatasi, terutama dalam pemerataan akses hingga wilayah pelosok. Menurutnya, JSIT diharapkan tidak hanya berkembang di wilayah perkotaan, tetapi juga memperluas jangkauan layanan pendidikan ke daerah-daerah.

“Perlu ada percepatan layanan pendidikan hingga ke wilayah yang lebih luas. Selain itu, perlu kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk CSR agar menjadi kekuatan bersama. JSIT bukan untuk bersaing dengan dinas pendidikan, tetapi menjadi bagian dari kontribusi nyata pembangunan pendidikan di Banten,” tegasnya.

Najib juga menekankan pentingnya penguatan sistem tata kelola pendidikan yang objektif, termasuk penilaian kinerja tenaga pendidik dan kepala sekolah agar lebih transparan dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, pemateri Dr. Maya Yunus, M.Ag., menyampaikan bahwa kemajuan sekolah sangat ditentukan oleh perubahan pola pikir para pemimpin pendidikan. Ia menegaskan pentingnya kepala sekolah untuk membangun budaya kolaborasi dalam mengembangkan mutu pendidikan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sosialisasi program JSIT Indonesia Wilayah Banten serta pemaparan praktik baik dari Lembaga Pendidikan Islam Asyukriyah Tangerang sebagai inspirasi penguatan mutu pendidikan di lingkungan JSIT.