​ACEH, (suarasiber.co.id) – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Aceh bergerak cepat mematangkan persiapan kompetisi sepak bola usia dini paling bergengsi di Tanah Rencong. Melalui gelaran Workshop & Manager Meeting Piala Soeratin Aceh 2026 yang berlangsung di Ballroom Hotel Rasamala, Kota Banda Aceh, Minggu (28/6/2026), PSSI Aceh tidak hanya merilis jadwal dan hasil pembagian grup resmi, tetapi juga menyuarakan pesan edukasi yang mendalam terkait integritas pembinaan pemain muda.
​Acara krusial ini dibuka langsung oleh Sekretaris PSSI Aceh, Nazaruddin, serta dihadiri oleh jajaran penting seperti Hasbi selaku Exco Bidang Perwasitan dan Kompetisi, serta Kepala Sekretariat PSSI Aceh, Setia Windi Saputra.
​Tiga Poin Utama Edukasi Kompetisi PSSI Aceh
​Dalam arahannya, Sekretaris PSSI Aceh Nazaruddin menekankan tiga pilar utama yang wajib dipatuhi oleh seluruh manajemen klub dan Sekolah Sepak Bola (SSB) peserta:
​1. Kepatuhan Total pada Regulasi
​PSSI Aceh menegaskan bahwa seluruh jalannya kompetisi di semua tingkatan usia wajib mengacu pada Law of the Game yang berlaku serta regulasi resmi dari PSSI. Aturan ini menjadi fondasi mutlak demi terciptanya kompetisi yang sehat dan profesional.
​2. Keberlanjutan Operator & Admin Klub
​Nazaruddin mengimbau agar klub atau SSB tidak mendadak mengganti petugas admin mereka setiap tahun. Pergantian personil admin yang terlalu sering dinilai mempersulit proses pemahaman regulasi digital pendaftaran, sehingga kesinambungan administrasi antarmusim menjadi terhambat.
​3. Alarm Keras Terhadap Pencurian Umur
​Sorotan paling tajam dalam workshop ini tertuju pada manipulasi data identitas pemain. Mengingat Piala Soeratin adalah wadah murni pembinaan untuk kelompok usia 13, 15, dan 17 tahun, manajemen klub diminta jujur dan membentengi diri dari segala bentuk pemalsuan, termasuk mengubah tahun lahir di rapor sekolah.
​PSSI Aceh mengingatkan bahwa sistem pendaftaran saat ini menggunakan aplikasi SIAP (Sistem Informasi dan Administrasi PSSI). Sekali data pemain dikunci pada tanggal, bulan, dan tahun lahir tertentu, maka rekam jejak digital tersebut akan melekat selamanya di data pusat PSSI.
​”Jangan sampai di tingkat lokal ketahuan identitas aslinya berbeda, namun dipaksakan bermain. Kita semua yang ada di sini harus menjaga marwah ini bersama-sama, karena tidak ada orang lain yang menjaga rumah kita sendiri selain kita,” tegas Nazaruddin secara humanis.
​Jadwal Kick-Off Kompetisi
​Berdasarkan keputusan manajer meeting, pelaksanaan kompetisi dipisahkan berdasarkan kelompok umur demi efektivitas penyelenggaraan:
​Piala Soeratin U-17: Mulai bergulir pada 13 Juli 2026 dan dipusatkan di Kabupaten Bireuen.
​Piala Soeratin U-15: Mulai dilaksanakan pada 10 Agustus 2026. Lokasi stadion pertandingan akan diumumkan menyusul melalui surat edaran resmi.
​Piala Soeratin U-13: Mulai dilaksanakan pada 23 Agustus 2026. Detail tempat pelaksanaan juga akan disampaikan lewat surat edaran selanjutnya.
​Catatan Teknis: Mengenai regulasi akumulasi kartu, panitia menjelaskan hal tersebut akan dikupas lebih spesifik oleh perangkat pertandingan (Match Commissioner) saat sesi Technical Meeting menjelang pertandingan.
​Hasil Spesifik Drawing Pembagian Grup (Pool)
​Prosesi pengundian nomor urut dan pembagian grup dipimpin langsung oleh Ketua Bidang Kompetisi bersama Kepala Sekretariat PSSI Aceh, Setia Windi Saputra. Berdasarkan dokumen resmi drawing berikut adalah pemetaan lengkap grup untuk ketiga kategori umur:
​Kategori Usia 13 Tahun (U-13)
​Kategori ini diikuti oleh 6 tim yang terbagi merata ke dalam dua grup utama:
​POOL A: Tamiang United, SSB Barona, SSB Talenta Aceh
​POOL B: PSSB Bireuen, Lambhuk FA, Kuala Nanggroe FC
​Kategori Usia 15 Tahun (U-15)
​Diikuti oleh 12 tim yang tersebar ke dalam empat grup persaingan ketat:
​POOL A: Persitas, SSB Rawa Singkil, SSB Elang Biru
​POOL B: Persilatama, Juang FC, Sultan Aceh FC
​POOL C: PSAP Sigli, SSB Rampagoe, Persidi
​POOL D: Al Farlaki FC, SSB Man 1 Pidie, SSB Talenta Aceh
​Kategori Usia 17 Tahun (U-17)
​Kategori paling senior dalam turnamen ini mengikutsertakan 14 tim tangguh:
​POOL A: Juang FC, PS Muda Sedia, Persada
​POOL B: Persip Pase, Persas Sabang, Lhokseumawe FC, Persilatama
​POOL C: PSAB Aceh Besar, Meulaboh Academy FC, Young Warriors FC
​POOL D: Aceh Kutaraja FC, Persimura, Adam Depok FC, Tamiang United
​Melalui kejelasan regulasi, jadwal, serta pembagian grup ini, Asprov PSSI Aceh berharap Piala Soeratin 2026 tidak hanya melahirkan juara di atas lapangan, melainkan juga melahirkan generasi pesepak bola Aceh yang menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan kejujuran sejak usia dini. (*)

Scroll Untuk Lanjut Membaca