KOTA TANGERANG, (suarasiber.co.id) – Pemerintah Kota Tangerang kembali menjadi rujukan daerah lain dalam pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kali ini, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang melakukan kunjungan pembelajaran untuk mendalami implementasi Corporate University ASN yang telah diterapkan melalui Tangerang Government University (GORVU), Jumat (5/6/26).
Rombongan BKPSDM Kota Serang dipimpin Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur Gina Wilujeng dan diterima langsung Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan BKPSDM Kota Tangerang Yunita Virdianti.
Pertemuan tersebut membahas berbagai aspek pengembangan Corporate University, mulai dari strategi implementasi, tata kelola pembelajaran ASN, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam sistem pengembangan kompetensi.
“Kota Serang saat ini tengah berada pada tahap awal pengembangan Corporate University, sehingga diperlukan referensi dari daerah yang telah lebih dahulu menerapkannya secara optimal,” tutur Gina Wilujeng.
Ia menambahkan, Kota Tangerang menjadi salah satu daerah yang dinilai berhasil dalam membangun sistem pembelajaran ASN yang terintegrasi melalui GORVU.
“Kota Tangerang sudah sangat maju dalam implementasi Corporate University. Ini menjadi referensi penting bagi kami untuk dapat mengembangkan sistem yang serupa di Kota Serang,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Diklat BKPSDM Kota Tangerang Yunita Virdianti menjelaskan, keberhasilan GORVU tidak terlepas dari komitmen pimpinan daerah serta dukungan transformasi digital dalam sistem kepegawaian.
Menurutnya, Corporate University bukan hanya sekadar program pelatihan, melainkan sistem pembelajaran berkelanjutan yang mengintegrasikan perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pengembangan kompetensi ASN agar selaras dengan kebutuhan organisasi.
“GORVU dibangun sebagai ekosistem pembelajaran ASN yang berkelanjutan. Ini tidak hanya soal pelatihan, tetapi bagaimana membangun budaya belajar dalam organisasi secara sistematis,” jelasnya.
Diketahui, digitalisasi menjadi faktor kunci dalam keberhasilan implementasi Corporate University. Sistem kepegawaian yang terdigitalisasi memungkinkan pemetaan kebutuhan kompetensi ASN dilakukan lebih akurat, sekaligus mendukung penerapan sistem merit secara lebih optimal. (*)


