LEBAK, (suarasiber.co.id) – Kementerian Sosial Republik Indonesia menggelar kegiatan Open House Sekolah Rakyat bagi orang tua dan calon peserta didik dengan mengusung tema “Dari Terlantar Menuju Bersinar”, di lingkungan Sekolah Rakyat Menengah Atas 34 Lebak yang berlokasi di BPMP Banten, Jalan Siliwangi Nomor 208, Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (20/6/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan tersebut menjadi ajang pengenalan program Sekolah Rakyat kepada orang tua dan calon siswa, sekaligus memperlihatkan secara langsung sarana, prasarana, sistem pembelajaran, hingga pola pendidikan berasrama yang akan diterapkan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Dodi Irawan, S.T., M.Si., Kepala KCD Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Wilayah Lebak, Gugun Nugraha, S.Pd., M.Si., Perwakilan Dinas Sosial Provinsi Banten, Plt, Kepala Dinas Sosial Lebak, Lela Gifty Cleria para calon peserta didik, orang tua siswa, serta sejumlah unsur pendidikan lainnya.

Kepala SRMA 34 Lebak, Candra Listianta Budiharja, mengatakan bahwa kegiatan open house ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat terkait konsep Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah.

“Open House ini kami selenggarakan agar para orang tua dan calon siswa dapat melihat secara langsung lingkungan sekolah, fasilitas, serta sistem pendidikan yang akan dijalankan. Kami ingin membangun kepercayaan masyarakat bahwa Sekolah Rakyat hadir sebagai harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Candra.

Menurutnya, tema “Dari Terlantar Menuju Bersinar” menggambarkan semangat besar Sekolah Rakyat dalam menghadirkan pendidikan berkualitas, inklusif, dan berkeadilan bagi anak-anak yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pendidikan.

“Setiap anak memiliki hak yang sama untuk sukses. Melalui Sekolah Rakyat, kami ingin memastikan tidak ada lagi anak yang tertinggal hanya karena persoalan ekonomi. Mereka akan dibina tidak hanya secara akademik, tetapi juga karakter, keterampilan, dan kemandiriannya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Dodi Irawan, menyampaikan apresiasi atas hadirnya program Sekolah Rakyat di Kabupaten Lebak yang dinilai menjadi bagian penting dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

“Kehadiran Sekolah Rakyat merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh anak bangsa. Pemerintah Kabupaten Lebak tentu mendukung penuh program ini karena sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah,” kata Dodi.

Ia berharap keberadaan Sekolah Rakyat dapat menjadi solusi bagi anak-anak yang putus sekolah maupun yang berasal dari keluarga prasejahtera agar tetap dapat melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.
Program.

Sekolah Rakyat sendiri merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang dikoordinasikan oleh Kementerian Sosial untuk memberikan akses pendidikan gratis kepada anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem melalui sistem pendidikan terpadu dan berasrama.

Program ini diharapkan mampu mencetak generasi unggul, berkarakter, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.(Azhari)