LEBAK, (suarasiber.co.id) – Merespons cepat kondisi jembatan penghubung antara Kabupaten Lebak dan Kabupaten Bogor yang mengalami kerusakan parah, Polsek Lebakgedong Polres Lebak bersama Pemerintah Desa Lebaksitu dan masyarakat bergotong royong membuat jembatan sementara agar aktivitas warga dapat kembali berjalan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Jembatan yang menghubungkan Kampung Lebaksitu, Desa Lebaksitu, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, dengan Kampung Cier, Desa Sukajaya, Kabupaten Bogor, tersebut mengalami kerusakan dan terputus pada Rabu (23/09/2026).

Putusnya jembatan tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat di kedua wilayah. Ratusan kepala keluarga mengalami kendala dalam beraktivitas, termasuk akses anak-anak menuju sekolah serta mobilitas masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian.

Sebagai bentuk respons cepat, kurang dari 24 jam setelah kejadian, Kapolsek Lebakgedong Polres Lebak IPTU MS. Mokhtar, S.H., bersama Kepala Desa Lebaksitu, personel Polsek Lebakgedong dan masyarakat Desa Lebaksitu melaksanakan gotong royong untuk membuat jembatan sementara, Kamis (24/09/2026).

Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Arninsi, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Lebakgedong IPTU MS. Mokhtar, S.H., mengatakan bahwa langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat Polri bersama masyarakat terhadap kondisi darurat yang berdampak pada aktivitas warga.

“Tentunya kami ingin memastikan keselamatan dan aktivitas warga tetap terjaga. Jembatan ini memang sudah mengalami kerusakan dan kondisinya saat ini darurat. Oleh karena itu, kami bersama pemerintah desa dan masyarakat Desa Lebaksitu berupaya melakukan perbaikan sementara secara gotong royong,” ujar Kapolsek.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat penting bagi masyarakat karena menjadi akses penghubung dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

“Jembatan ini bukan sekadar penghubung antara dua kampung, tetapi juga menjadi akses penting bagi masyarakat. Tanpa akses yang layak, jalur menuju sekolah, fasilitas kesehatan, aktivitas pertanian hingga pasar akan terganggu,” jelasnya.

Kapolsek menambahkan, pembuatan jembatan sementara tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari sambil menunggu penanganan lebih lanjut terhadap kondisi jembatan.

“Kami bersama pemerintah desa dan masyarakat berupaya agar akses ini dapat kembali digunakan dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan. Kami juga mengimbau warga untuk berhati-hati saat melintasi jembatan sementara tersebut,” pungkasnya.(***)