PANDEGLANG, (suarasiber.co.id) – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengharapkan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Pandeglang turut berkontribusi terhadap kemajuan daerah. ICMI didorong untuk menjadikan Kabupaten Pandeglang lebih modern, maju, dan bermartabat.
”Mudah-mudahan pengurus ICMI setelah dikukuhkan bisa langsung aktif,” ungkap Wagub Dimyati seusai menghadiri Pengukuhan Pengurus ICMI Orda Pandeglang Masa Bakti 2026–2031 di Pendopo Kabupaten Pandeglang, Jumat (18/9/2026).
Dalam sambutannya, Wagub Dimyati menjabarkan makna singkatan ICMI melalui filosofi versinya sendiri. Menurutnya, huruf ‘I’ yang pertama mewakili ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).
”Dengan ilmu, kita diberi kelebihan satu derajat oleh Allah Swt. Intelektualnya harus bagus. Untuk mendapatkan ilmu, kita harus belajar kepada orang yang berilmu, harus mau sekolah, belajar di pesantren, dan kuliah,” jelasnya.
Selanjutnya, Dimyati menyebut huruf ‘C’ mewakili kata cukup, cerdas, cepat, dan cermat. Anggota ICMI dituntut memiliki kemampuan lebih dalam memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat.
Sementara itu, huruf ‘M’ dimaknai sebagai moral atau budi pekerti, moderat (tidak ekstrem ke kiri maupun ke kanan), serta maslahat yang berarti mampu memberikan manfaat kepada sesama.
Adapun huruf ‘I’ terakhir, lanjut Wagub Dimyati, bermakna iman dan takwa (imtak). Anggota ICMI diharapkan memiliki kecerdasan emosional atau emotional quotient (EQ) dan kecerdasan spiritual atau spiritual quotient (SQ) yang baik.
”Harus sabar saat diuji, bersyukur saat mendapat nikmat, ikhlas saat memberi, dan tobat ketika berbuat salah,” tambahnya.
Sebagai informasi, dalam agenda tersebut Yuliana Aristian resmi dikukuhkan sebagai Ketua ICMI Orda Pandeglang masa bakti 2026–2031.
Pada akhir penyampaiannya, Wagub Dimyati turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas insiden hilangnya lima jurnalis dan tiga anak buah kapal (ABK) saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak mendekati lokasi erupsi sesuai dengan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).


