Banten, (suarasiber.co.id) – Dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting di Provinsi Banten, Dinas Kesehatan menggelar Workshop Penguatan Kapasitas Tenaga Pelaksana Gizi Puskesmas. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam penanganan balita stunting secara tepat, terukur, dan optimal.
Workshop yang dilaksanakan di Serang pada Kamis (23/10/2026) ini diikuti oleh tenaga pelaksana gizi dari seluruh Puskesmas di wilayah Banten. Para peserta dibekali materi terkait deteksi dini stunting, tatalaksana gizi balita, konseling pemberian makan, hingga monitoring dan evaluasi tumbuh kembang anak.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas tenaga gizi di tingkat Puskesmas merupakan ujung tombak dalam pencegahan dan penanganan stunting.
> “Tenaga gizi Puskesmas adalah garda terdepan. Dengan kompetensi yang kuat, kita bisa memastikan setiap balita stunting mendapatkan penanganan yang tepat sesuai standar, mulai dari asesmen, intervensi gizi, hingga pendampingan keluarga,” ujarnya.
Melalui workshop ini, diharapkan para tenaga pelaksana mampu mengimplementasikan tatalaksana stunting yang komprehensif dan berkelanjutan di wilayah kerjanya masing-masing.
Kegiatan ini juga menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting secara kolaboratif. Sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan generasi Banten yang sehat, cerdas, dan berkualitas serta bebas stunting.
Bersama, perkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting demi masa depan Banten yang lebih baik.(adv)


