LEBAK, (suarasiber.co.id) – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasar Keong 2, Desa Pasar Keong, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, menerima kunjungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak, Senin (26/10/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kunjungan tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus konsultasi terkait pengelolaan lingkungan, khususnya instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang digunakan dalam operasional dapur SPPG.

Mitra SPPG Pasar Keong 2, Makruf, menyambut baik kunjungan DLH Lebak. Ia mengatakan, kehadiran DLH menjadi kesempatan bagi pengelola untuk mendapatkan masukan secara langsung mengenai pengelolaan IPAL yang baik dan sesuai ketentuan.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dari DLH Kabupaten Lebak. Bagi kami, ini bukan hanya kunjungan, tetapi juga kesempatan untuk mendapatkan arahan agar pengelolaan IPAL di SPPG Pasar Keong 2 bisa semakin baik,” ujar Makruf.

Menurutnya, pihak SPPG terbuka terhadap evaluasi maupun masukan dari instansi terkait. Bahkan, pihaknya meminta agar DLH memberikan arahan terhadap sejumlah aspek IPAL yang masih perlu diperbaiki atau ditingkatkan.

“Kami meminta arahan, bagian mana saja yang perlu diperbaiki, baik dari sisi pengoperasian, pemeliharaan maupun pengelolaan limbahnya. Kami ingin mengetahui standar yang tepat sehingga apa yang kami lakukan di lapangan benar-benar sesuai dengan ketentuan,” katanya.

Makruf menegaskan, pihaknya tidak ingin pengelolaan IPAL hanya sebatas memenuhi kewajiban administratif. Menurut dia, sistem pengolahan limbah harus benar-benar dijalankan secara konsisten dan mendapat pemeliharaan secara berkala.

“Kami akan mengikuti arahan dan saran dari DLH. Kalau ada kekurangan yang perlu diperbaiki, tentu akan kami tindak lanjuti. Kami juga berharap dapat terus berkonsultasi agar pengelolaan IPAL ini berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” ucapnya.

Ia menambahkan, pengelolaan lingkungan merupakan bagian penting dalam operasional SPPG. Karena itu, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kebersihan dapur, sanitasi, serta pengelolaan air limbah agar pelayanan pemenuhan gizi dapat berjalan dengan baik.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan arahan DLH. Prinsip kami, lebih baik terus dievaluasi dan diperbaiki daripada merasa sudah cukup. Masukan dari pihak yang berkompeten menjadi bagian penting untuk meningkatkan kualitas pengelolaan SPPG,” tutur Makruf.

Kunjungan DLH Lebak tersebut diharapkan dapat memperkuat penerapan pengelolaan lingkungan di SPPG Pasar Keong 2, sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan pengelolaan limbah dilakukan secara tertib, terukur dan berkelanjutan.(Azhari)